Sukses

Alergi Anak

20 Feb 2015, 14:18 WIB
Pria, 8 tahun.

anak saya alergi setiap pagi dan menjelang tidur malam gampang flu dan juga gampang alergi kulit terutama di leher dan lipatan kaki seperti biang keringat,setiap sembuh pasti nanti kambuh lagi

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Sesuai dengan keluhan yang Anda sebutkan mengenai anak Anda, kemungkinan anak Anda mengalami dermatitis atopi dan rhinitis alergi. Dermatitis atopi adalah kelainan kulit yang sering terjadi pada bayi dan anak dengan banyak penyebab dan bersifat kronis berulang serta berhubungan dengan riwayat alergi pada keluarga, seperti asma, rinitis alergika (sering bersin, hidung meler atau tersumbat yang disebabkan oleh alergi) , urtikaria ( biduran). Penyakit ini terjadi pada 5-20% anak dan 1-3%  dewasa. Kira-kira 80% kasus terjadi pada usia ≤ 5 tahun.

Rhinitis alergi adalah penyakit peradangan yang disebabkan oleh reaksi alergi pada pasien-pasien yang memiliki atopi, terpapar dengan allergen (zat/materi yang menyebabkan timbulnya alergi) yang sama serta meliputi mekanisme pelepasan mediator kimia ketika terjadi paparan ulangan dengan allergen yang serupa. Rhinitis alergi adalah kelainan pada hidung dengan gejala-gejala bersin-bersin, keluarnya cairan dari hidung, rasa gatal dan tersumbat setelah mukosa hidung terpapar dengan allergen. Faktor yang menjadi pencetus kelainan ini bermacam-macam antara lain adalah genetik(bawaan), lingkungan(suhu,kelembaban), makanan, obat-obatan, debu, dan sistem kekebalan tubuh seseorang. 

Dermatitis atopi paling sering muncul pada tahun pertama kehidupan yaitu pada bulan kedua. Kelainan mula-mula tampak didaerah muka (dahi-pipi) berupa kemerahan, benjolan kecil, dan gelembung kecil yang pecah karena garukan, berair dan membentuk keropeng. Kelainan bisa meluas ke kepala, leher, pergelangan tangan dan tungkai. Bila anak mulai merangkak, lesi bisa ditemukan didaerah lengan dan tungkai bagian bawah. Sebagian besar penderita sembuh setelah 2 tahun dan sebagian lagi berlanjut ke fase anak.                                  

Kulit anak dengan dermatitis atopi cenderung kering dan sensitif. Salah satu penyebab dikarenakan berkurangnya sawar pelindung kulit pada kulit dengan atopi. Beberapa hal berikut dapat mengurangi gejala :

  • Hindari pemakaian pakaian dan selimut yang berbahan iritatif seperti wool

  • Hindari menggosok permukaan kulit berlebihan ketika mandi karena akan mengurangi lapisan sawar pelindung kulit

  • Kurangi frekuensi mandi dengan air hangat karena akan mengurangi lapisan sawar pelindung kulit

  • Gunakan pelembab untuk kulit sensitif 

  • Hindari pemakaian pakaian yang terlalu sempit

  • Jaga kebersihan seperti cuci sprei  dan handuk secara rutin

Apabila keluhan tidak membaik, Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut ke dokter spesialis kulit dan kelamin atau dokter spesialis anak.

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam

 

0 Komentar

Belum ada komentar