Sukses

Resiko Anal Seks

20 Feb 2015, 10:54 WIB
Wanita, 23 tahun.

Slamat mlm dok . . . jika melakukan hubungan sek memasukkan penis ke anus dan vagina secara bergantian apa kah bisa menimbulkan HIV. Meskipun antara saya dan suami tidak ada penyakit HIV sebelumnya . . . mohon penjelasannya dok . . . terimakasih . . .

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter

Berikut beberapa risiko dan dampak dari hubungan seks melalui lubang dubur (anal seks):
Lubang anus tidak menghasilkan lubrikan seperti vagina, sehingga selain hanya akan merasakan nyeri sepanjang penetrasi di dubur, penetrasi ke dalam anus juga dapat menyebabkan luka pada anus.

Luka tersebut memungkinkan masuknya virus dan bakteri ke dalam pembuluh darah.

Bagian dalam anus tidak dilapisi kulit seperti bagian luar anus sehingga tidak ada yang memproteksi masuknya virus ataupun bakteri.

Dengan demikian perilaku anal seks menjadi rentan terkena penyakit menular seperti HIV– AIDS, hepatitis, HPV dan lain-lain.

Selain itu, otot di sekitar anus yang berbentuk cincin dapat menjadi longgar bila anal seks dilakukan berulang-ulang sehingga lambat laun, dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk menahan BAB (buang air besar)karena ototnya telah menjadi longgar.

Anal seks sangat tidak dianjurkan untuk dilakukan. Bila ingin mencegah kehamilan, Anda dapat melakukan KB kalender ataupun senggama terputus bila memang tidak ingin penetrasi ke dalam vagina. Lakukanlah seks yang aman demi kesehatan Anda dan pasangan.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[

0 Komentar

Belum ada komentar