Sukses

Celana Ketat

20 Feb 2015, 10:41 WIB
Wanita, 28 tahun.

Dok apakah menggunakan celana panjang yg ketat seharian dlm jangka waktu yg lama berpengaruh?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter

Secara medis, menggunakan celana jins ketat dan juga pakaian dalam yang terlalu ketat pada pria dapat memicu terjadinya:

  • infeksi saluran kemih,

  • overactive bladder (kandung kemih yang terlalu aktif, sehingga terlalu sering berkemih),

  • menurunnya jumlah produksi sperma dan infeksi jamur di daerah selangkangan.

Proses pembentukan sperma sangat sensitif terhadap suhu. Dibutuhkan suhu optimal sekitar 34-35 derajat Celcius, sesuai dengan suhu tubuh manusia, untuk terjadinya pembentukan sperma yang baik. Adanya masalah jumlah sperma dan pembentukan sperma yang kurang baik pada pria juga diduga karena adanya peningkatan suhu di daerah genital. (Baca: Inilah Ciri-ciri Anda Memiliki Sperma yang Sehat)

Dalam hal ini disebabkan karena suhu yang meningkat di daerah selangkangan karena jins atau pakaian dalam yang terlalu ketat. Peningkatan suhu di daerah sekitar testis telah diteliti dapat menyebabkan menurunnya gerakan sperma, meningkatnya kerusakan sperma dan menurunnya fungsi sperma untuk pembuahan. Gaya hidup tidak sehat dan tidak aktif, lebih sering duduk dan penumpukan lemak di sekitar perut juga merupakan faktor-faktor yang dapat menyebabkan peningkatan suhu di sekitar testis.

Selain itu, celana jins yang terlalu ketat juga dapat menyebabkan cedera testis pada pria. (BacaInilah yang Terjadi Jika Seorang Pria Kehilangan Penisnya)

Untuk itu, disarankan bagi para pria untuk memakai celana jins yang lebih longgar dan memberikan ruangan yang cukup untuk Anda bergerak serta nyaman untuk Anda. Dan, bagi Anda yang ingin berkeluarga, menggunakan celana yang lebih longgar dapat membantu menjaga kesuburan Anda. 

 

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar