Sukses

Nyeri di Satu Sisi Kepala

20 Feb 2015, 13:45 WIB
Pria, 24 tahun.

Dokter, saya sering sakit kepala bagian belakang hingga ke bagian atas, dan terkadang menjalar ke bagian samping mau kiri ataupun kanan, apa penyebabnya dan bagaimana solusinya ? Apakah perlu sampai melakukan CT scan ? Terima kasih.

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter Klikdokter.com,

Kami memahami kekhawatiran Anda. Migrain merupakan suatu kelainan neurologis yang ditandai dengan nyeri kepala satu sisi dengan intensitas nyeri sedang hingga berat. Ciri khas dari migrain adalah nyeri kepala satu sisi, yang dapat terasa seperti berdenyut, berlangusng dan antara 2–72 jam.Migrain disertai pula oleh gejala mual, muntah, tidak tahan terhadap cahaya, tidak tahan terhadap suara, bisa juga merasakan kesemutan atau baal, dan biasanya nyeri sering dipicu oleh aktivitas fisik.

Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya), adanya scintillating scotoma (sebuah area peralihan parsial dalam lapang pandang yang berkelip-kelip/bergerak-gerak atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki).

Apabila gejala tersebut ada beberapa saat muncui sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura. Migrain yang disertai munculnya aura dinamakan migrain klasik.

Penyebab migrain sampai saat ini belum diketahui secara pasti, sebagian besar meyakini berhubungan dengan faktor lingkungan dan genetik. Mengenai ada keterkaitan dari virus yang menyebabkan migrain perlu dilakukan pemeriksaan fisik lebih lanjut.

Timbulnya migrain dapat terjadi akibat kombinasi dari beberapa faktor, seperti stres psikologis,, kebisingan, kelelahan, PMS (sindrom pra-menstruasi), lapar atau makanan tertentu. Coba untuk memperhatikan makanan yang Anda konsumsi sebelum timbulnya migrain. Beberapa makanan yang diidentifikasi menjadi pencetus migraine adalah :

  1. Makanan seperti susu,keju,red wine

  2. Makanan yang mengandung banyak Monosodium Glutamate (MSG) seperti snack ringan

  3. Makanan yang mengandung Nitrat (bologna, salami, smoked meat)

  4. Makanan yang difermentasi

  5. Alkohol (red wine, beer)

  6. Caffeinated (softdrink, teh, kopi)

  7. Coklat

  8. Pemanis buatan

(ingat bahwa penderita migrain bukan berarti mengalami migrain akibat semua jenis makanan diatas, namun spesifik untuk setiap orang)

Beberapa cara alami yang anda dapat coba untuk melawan migraine, salah satunya adalah:

  1. Tidur yang cukup – Seringkali migrain dipicu oleh kurangnya tidur, cobalah untuk tidur cukup setiap harinya

  2. Terapi panas - Coba untuk mandi dengan air panas, sebab air panas dapat memicu relaksasi dari otot-otot di badan

  3. Yoga-terdapat data yang menyebutkan bahwa yoga dikaitkan dengan ketenangan dan relaksasi tubuh

  4. Pola makan tidak teratur dan memakan makanan yang memicu migrain - pola makan ternyata berpengaruh terhadap migraine, cobalah untuk makan secara teratur dan coba hindari makanan-makanan yang disebutkan dapt memicu migraine, seperti coklat, cafein, dan keju.

  5. Aromaterapi - terbutki dapat mengurangi ketegangan dari otot dan relaksasi dari tubuh

  6. Konsumsi vitamin – vitamin seperti B 12 dikatakan memiliki efek terhadap persarafan amak kemungkinan dapat membantu mengatasi migrain (terkait metabolisme oksidatif saraf), dan magnesium dapat mengurangi hipereksitabilitas saraf

Berikut adalah langkah untuk menangani migrain:

  1. Untuk mengurangi dapat menggunakan obat penghilang rasa sakit dan istirahat. Obat-obatan penghilang rasa nyeri yang dapat digunakan adalah parasetamol, golongan anti-peradangan nonsteroid (misalnya asam mefenamat, natrium diklofenak, methampyron, dll), Golongan triptan (misalnya sumatriptan) dan ergotamine terutama digunakan untuk pasien dengan nyeri migrain yang berat, namun pemberian pengobatan ini harus didapatkan dari dokter spesialis saraf

  2. Dalam beberapa kasus kompres dingin pada area nyeri dapat membantu

  3. Bila terdapat rasa tidak nyaman terhadap cahaya dan suara, kurangi penerangan dan hindari kebisingan

  4. Bila terdapat tambahan gejala seperti mual dan muntah maka dapat diberikan pengobatan anti mual

  5. Agar tidak terjadi kembali maka setiap orang harus mengetahui faktor apakah yang menyebabkan dirinya terkena migrain. Apakah stres psikologis, kebisingan, kelelahan, PMS (sindrom pra-menstruasi), lapar atau makanan tertentu? Dengan mampu menghindari pemicunya, maka kejadian migrain dapat dihindari.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar