Sukses

Nyeri Haid dan Keputihan

18 Feb 2015, 10:28 WIB
Wanita, 20 tahun.

Selamat pagi dok, saya mau tanya mengapa setiap kali haid saya selalu sakit di bagian perut dan membuat sekitaran pinggang ke bawah terasa nyeri , lalu terkadang saya sering keputihan di sertai gatal namun tidak berubah warna dan apa bila saya sedang lelah terkadang menimbulkan bau tak sedap . terimakasih dokter atas waktunya , mohon pencerahannya.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Rasa sakit yang timbul setiap kali datang bulan sering dialami oleh banyak wanita. Rasa sakit ini biasanya dirasakan di perut bagian bawah yang timbul setiap hari ke-1 hingga hari ke-3 dari siklus menstruasi. Rasa nyeri yang diarasakan oleh setiap wanita berbeda beda, dapat berupa nyeri ringan maupun berat hingga mengganggu aktivitas sehari hari.

Jika nyeri yang dirasakan sangat berat dan mengganggu aktivitas sehari hari dikenal dengan nama dismenorea. Terdapat dua jenis dismenorea, yaitu :

  • Dismenorea primer

Dismenorea tipe ini timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya hormon tubuh . Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat menstruasi akibat dari hormon prostaglandin

  • Dismenorea sekunder

Biasanya baru timbul di kemudian hari setelah menstruasi pertama. Berlangsung lebih dari 3 hingga 4 hari dan disertai mual, muntah atau bahkan diare. Dismenorea ini dapat disebabkan oleh beberapa panyakit/kelainan penyebab, antara lain kelainan atau penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan, dan lain sebagainya.

Beberapa penyakit yang dapat menimbulkan keluhan nyeri haid diantaranya:

  • Endometriosis
  • Penyakit Radang Panggul
  • Stenosis Serviks
  • Tumor (fibroids)

Apabila dismenorea yang dirasakan adalah dismenorea primer maka tidak akan ada masalah. Anda dapat mengkonsumsi obat anti nyeri yang dijual bebas (parasetamol atau ibuprofen) karena termasuk aman dan dapat membantu Anda mengatasi rasa nyeri yang tidak tertahankan. 

Jika nyeri haid timbul lebih lama dari 2-3 hari dan terasa sangat berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi sampai muncul keluhan mual, muntah, pingsan, Anda patut mencurigai adanya penyakit yang mendasari. Secara umum, setiap darah yang keluar dari tubuh akan mengalami proses penggumpalan. Namun yang perlu Anda waspadai adalah apabila perdarahan yang Anda alami banyak dan tidak berhenti.

Keputihan

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal / fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit / jamur / bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dan lain-lain) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit. 

Keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Selain itu lakukan beberapa tips berikut ini untuk mencegah keputihan:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Jika keluhan yang Anda rasakan saat ini sangat mengganggu disertai rasa nyeri yang masih ada dan untuk kepastian bahwa keputihan yang Anda alami bukan sebuah kondisi patologis, sebaiknya Anda melakukan konsultasi secara langsung dengan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara langsung. Tingkatkan konsumsi air putih setidaknya 2 liter per hari, perbanyak konsumsi buah dan sayur serta hindari tindakan menahan BAB agar BAB menjadi lancar.

Berikut beberapa artikel untuk menambah pengetahuan Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar