Sukses

Solusi Penyakit GERD

08 Oct 2015, 20:41 WIB
Wanita, 39 tahun.

Salam hormat dok, saya memiki suami yang di diagnosa mengidap penyakit gerd, sejak 2011 s/d sekarang sering terasa. Keluhannya perut terasa bega, panas perut sampai dada terasa kebakar, dan kerongkongan kering smp bibir, sampai jantung berdebar kencang. Kalau kambuh itu sampai kaki kiri kanan dingin dan lemas. Kalau obat medis yang di berikan sampai saat ini: lansoprazole, braxidine, pocaidon. Yang saya ingin tanyakan apa cukup dgn obat itu atau harus bagaimana suami saya ini. Krn untuk dosis makan sdh bertambah, tidak byk tapi sering.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Gastro esophageal reflux disease (GERD) merupakan penyakit saluran cerna bagian atas yang terjadi karena asam lambung dengan derajat keasaman yang tinggi naik ke kerongkongan.

Gejala GERD hampir sama dengan sakit lambung. Gejala khusus GERD yang mudah dibedakan dari sakit lambung adalah: rasa seperti terbakar di bagian belakang tulang dada dan cairan lambung yang naik tidak hanya sampai ke kerongkongan, tetapi juga hingga ke mulut sehingga dapat terasa asam pada bagian belakang mulut.

Pada penderita GERD, terjadinya sesak napas dipicu oleh hal-hal yang meningkatkan asam lambung, seperti saat terlambat makan, stres, setelah mengkonsumsi kopi, dll.

Hingga saat ini, pengobatan yang dianjurkan untuk mengatasi GERD adalah dengan obat-obatan golongan proton pump inhibitor, seperti omeprazole, lansoprazole, dll. Obat ini dapat diminum 1x/hari, 30 menit sebelum makan. Obat ini dapat dikonsumsi selama 1-2 minggu dan dilihat respon yang terjadi. Pengobatan dikatakan berhasil jika terdapat perbaikan gejala, meskipun belum sembuh total. Penyakit ini dapat dikontrol agar tidak sering kambuh.

Selain dengan obat-obatan tersebut, suami Anda juga perlu untuk mengubah pola hidup menjadi lebih sehat, seperti :

  • Makan secara teratur, dengan frekuensi sering dan porsi kecil-kecil
  • Jangan langsung tidur setelah makan malam
  • Hindari rokok dan alkohol serta minuman bersoda lainnya
  • Hindari stres
  • Tidur cukup 8 jam/hari
  • Olahraga teratur, minimal 3x/minggu masing-masing selama 30menit.

Dengan melakukan kombinasi terapi dengan obat-obatan dan perubahan gaya hidup, diharapkan masalah suami Anda dapat lebih teratasi.

Selama gejala dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup maka perlahan-lahan konsumsi obat-obatan dapat dikurangi, namun bila tanpa obat-obatan gejala kurang dapat dikontrol maka sebaiknya tetap diteruskan. Hal ini diperlukan  untuk menetralkan asam lambung karena asam lambung yang terus menerus melukai esofagus (kerongkongan) akan menyebabkan iritasi kronik. Padahal, mukosa esofagus tidak dirancang untuk tahan terhadap asam lambung seperti mukosa lambung. Hal ini yang mungkin menyebabkan perubahan mukosa esofagus suami Anda sehingga terjadi polip esofagus. Kebanyakan polip bersifat jinak namun ada juga yang bersifat ganas. Hal ini memerlukan pemantauan lebih lanjut terus menerus.

Kami sarankan suami Anda terus berkonsultasi dengan dokter suami Anda dan sebaiknya tidak berganti-ganti dokter karena setiap berganti dokter maka dokter akan memulai pengobatan dari awal lagi. suami Anda juga perlu melakukan perubahan pola hidup sehat untuk mengontrol penyakit GERD-nya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.


 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar