Sukses

Penyakit Toxoplasma

08 Oct 2015, 21:23 WIB
Wanita, 22 tahun.

begini dok, saya ingin cerita, awalnya kelenjar getah bening saya bengkak, kemudian sekitar bulan juni dibiopsi, ternyata didiagnosis terkena penyakit toxoplasma. sudah hampir 5bln nan saya rutin minum obat, tp setelah dicek darah berkali-kali, hasilnya masih positif saja, walaupun sempat turun beberapa kali kadarnya, tp sempat naik lagi. saya mulai malas untuk kontrol, karena sibuk dengan kegiatan kuliah saya juga. sampai hari ini, sudah hampir 3bln saya belum pernah check up dan tidak minum obat yang biasa saya minum. tp akhir-akhir ini, ketika saya capek atau kebanyakan pikiran, saya sering panas dingin dan kelenjar getah bening di bagian leher saya sekitar bekas biopsi dulu bengkak lagi, dan sepertinya muncul benjolan baru di bagian leher belakang telinga. semisal saya menunda pengobatan dulu, berbahaya tidak ya dok? ? dampaknya apa pada tubuh saya?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Saat ini kami menduga timbulnya kembali benjolan atau munculnya benjolan baru pada leher Anda adalah akibat pembesaran KGB karena masalah utamanya (infeksi Toksoplasma) belum teratasi dengan tuntas.

Toxoplasmosis atau sering hanya disebut penyakit toxo merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii. Dalam banyak kasus, infeksi pada manusia terjadi terutama setelah parasit tersebut tertelan.

Sebagian besar orang terkena infeksi dari makan daging yang terinfeksi atau mengonsumsi makanan yang terkontaminasi kotoran kucing atau anak kucing. Pencegahan penyakit ini terutama berpusat pada usaha menghindari kontak dengan daging yang mentah/terkontaminasi dan kontak dengan kucing/kotoran kucing. 

Untuk mengatasinya dapt diberikan obat-obatan medis, namun harus dibawah pengawasan dokter. Sebaiknya anda kembali melanjutkan terapi Anda agar mencegah perburukan penyakit seerta komplikasi yang tidak diinginkan.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar