Sukses

Takut Hamil Karena Pernah Mengalami Hiperemesis

07 Oct 2015, 21:06 WIB
Wanita, 32 tahun.

Sy ibu 1ank brumur3.8th.dk ps hmil mngalami hperemessis 1.ada keingnn mnmbah ank tp dlm dri sy msh ada ktkutn nnti akn trulang lg.ada ktkutn yg blm bs sy hlangkn wlo sdh knsltsi ke dktr bhwa ada obt pngrang rs mual.bhkn trpkir sy ga mau hmil lg.sugesti apa yg hrs sy tnamkn bhwa nnti smua akn baik2 sj &khmiln itu bkn ssutu yg mnkutkn.trmaksih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Sebelumnya Anda perlu memahami, Hiperemesis Gravidarum (HEG) / Mual berlebihan saat Hamil merupakan gangguan medis yang banyak dialami wanita hamil, tidak hanya Anda sendiri. Untuk itu, sangat disayangkan bila Anda memutuskan untuk tidak ingin hamil lagi karena khawatir akan terjadi HEG Berulang pada kehamilan berikutnya.

Mual dan muntah yang terjadi pada kehamilan diakibatkan karena peningkatan hormon HcG yang umumnya terjadi di awal kehamilan (minggu ke 6-8, puncak pada minggu ke 12-14, dan membaik pada minggu ke-22) sampai badan wanita tersebut beradaptasi dengan peningkatan produksi hormonal. Mual dan muntah dapat terjadi sepanjang hari, namun dapat memburuk di pagi hari karena perut yang kosong atau jika ibu hamil tidak makan dalam porsi yang cukup. Mual dan muntah ini biasanya terjadi pada 80 – 85% kehamilan selama triwulan pertama.

Memang kondisi ini sulit dicegah, karena terkait dengan hormonal. Untuk itu, apabila masih ada keinginan untuk hamil kembali, disaat hamil nanti anda perlu mengenali cara-cara untuk mengatasi mual dalam kehamilan untuk mencegahnya menjadi suatu penyakit HEG.

Hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala mual dan muntah adalah:

  1. Bila muntah adalah masalah di pagi hari, makan makanan kering  seperti sereal, roti, atau biskuit sebelum bangun dari tempat tidur, atau coba makan makanan ringan tinggi protein seperti keju sebelum pergi tidur (protein membutuhkan waktu lama untuk dicerna)

  2. Makan makanan ringan setiap 2-3 jam lebih baik dari 3 kali makan besar. Makan secara perlahan dan kunyah makanan secara sempurna

  3. Tetap duduk tegak selama 10-20 menit  setelah makan untuk menghindari refluks lambung dan heartburn

  4. Makan makanan yang mengandung banyak cairan. Hindari jumlah besar konsumsi cairan dalam satu waktu. Coba minuman yang dingin, jus buah seperti apel atau anggur

  5. Hindari makanan pedas, gorengan, atau berminyak. Hindari kopi karena dapat merangsang asam lambung

  6. Hindari bau yang menyengat dan menyebabkan mual

  7. Jahe cukup efektif untuk mengurangi mual. Cobalah untuk memakan permen jahe, minum air jahe, atau jahe dalam bentuk kapsul

  8. Hubungi dokter untuk konsumsi vitamin B6 atau terapi obat lainnya

  9. Hubungi dokter bila muntah terjadi terus-menerus sehingga makanan atau minuman tidak dapat masuk. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan) dan harus diterapi sesegera mungkin

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar