Sukses

Belum Haid Lagi Setelah Nifas

24 Feb 2015, 13:02 WIB
Wanita, 32 tahun.

Malam Dr. Saya mau tanya haid belum lagi, setelah nifas melahirkan berhenti november 2014?. Saya lagi menyusui, kb alami. Terima kasih..

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Masa nifas adalah masa setelah seorang ibu melahirkan hingga alat-alat kandungannya kembali seperti sebelum hamil. Masa nifas ini berlangsung kira-kira 6-12 minggu. Darah yang keluar di masa nifas merupakan pembersihan terhadap sisa-sisa kehamilan. Pada umumnya keluar sampai jangka waktu 40 hari. Setelah masa nifas selesai, diperkirakan fungsi alat-alat reproduksi telah normal kembali seperti sebelum hamil, karena itu menstruasi sudah dapat terjadi lagi. Pada wanita yang tidak memberikan ASI kepada bayinya, 80% akan mendapatkan menstruasinya kemabali dalam 20 minggu setelah melahirkan. Pada wanita yang memberikan ASI kepada bayinya, proses kembalinya menstruasi akan berlangsung lebih lambat. Meskipun demikian, tidak menyingkirkan pula bahwa seorang wanita dapat mengalami menstruasi kembali dalam 1 bulan setelah melahirkan, karena proses menstruasi diatur oleh kadar hormon di dalam tubuh dan hal ini berbeda-beda pada setiap orang.

Adapun darah nifas yang keluar sebenarnya dibedakan menjadi 4 tahap yang secara berurutan, yaitu:

  • lokia rubra ( berwarna merah berisi darah segar, jaringan sisa plasenta, dsb) sekitar 1 minggu.
  • lokia sanguelenta (berwarna merah dan berlendir) sekitar 1-2 minggu
  • lokia serosa (berwarna kekuningan) selama 2 minggu, dan
  • lokia alba (berwarna putih biasa dan bening) sekitar 6 minggu. Lokia alba merupakan darah nifas yang terakhir keluar, menandakan tahap pemulihan dan hampir berakhirnya masa nifas.

Pada beberapa perempuan ( 13%), lokia dapat keluar hingga 60 hari setelah melahirkan. Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, 2-8 hari adalah waktu keluarnya darah haid yang berkisar 20-60 ml per hari.

Jika Anda memberikan ASI ekslusif kepada anaknya selama 6 bulan pertama setelah melahirkan, hal tersebut memang wajar terjadi. Isapan bayi pada payudara ibu saat minum ASI akan menekan hormon-hormon reproduksi lain yang diperlukan untuk terjadinya ovulasi (pelepasan sel telur dari indung telur) dan untuk terjadinya menstruasi. Karena itu, selama ibu memberikan ASI ekslusif, secara otomatis ibu tersebut juga telah menggunakan suatu metode kontrasepsi yang dikenal sebagai metode amenore laktasi (MAL).

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar