Sukses

Benjolan di Leher yang Disertai Batuk Lama

12 Feb 2015, 15:32 WIB
Wanita, 21 tahun.

dok,, saya mengalami 4 benjolan yg sudah lama,,,awal nya 1 benjolan ,,,,benjolan yg terakhir hari ini membesar & benjolan nya ada di leher sebelah kanan,saya juga batuk sejak bulan oktober sampe sekarang yg makin lama semakin parah,sekarang ini kadang saya merasa demam & juga ketika batuk pinggang saya sakit. mohon bantuan y dok,terima kasih

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kami dapat memahami kekhawatiran Anda. Ada beberapa penyebab timbulnya benjolan di leher, yaitu :

  • pembesaran kelenjar tiroid (gondok): hipertiroidisme, hipotiroidisme, tumor kelenjar tiroid
  • pembesaran kelenjar getah bening: tumor kelenjar getah bening, TBC kelenjar, penyebaran kanker dari tempat lain, infeksi bakteri
  • pembesaran kelenjar air liur: parotitis, tumor parotis 
  • bisul (abses), biasanya disertai dengan keluhan nyeri, warna kemerahan

Beberapa benjolan yang timbul perlahan, dibarengi dengan batuk dalam jangka waktu lama (dalam kasus Anda 4 bulan) dapat dicurigai sebagai penyakit TBC kelenjar dan/atau TBC paru. 

TBC kelenjar adalah penyakit pada kelenjar tubuh (kelenjar getah bening) yang disebabkan oleh kuman TBC. Hubungannya dengan TBC Paru/Tuberkulosis Paru/ TB Paru (yang dikenal masyarakat dengan TBC) adalah memiliki jenis kuman yang sama, hanya saja lokasi sakitnya berbeda. TBC kelenjar menyerang kelenjar getah bening yang merupakan pertahanan tubuh terhadap penyakit, sedangkan TBC Paru menyerang daerah paru. Gejalanya pun berbeda.

Bila TBC Paru identik dengan batuk lama lebih dari 3 minggu yang tidak sembuh-sembuh meskipun diberi pengobatan batuk, maka TBC kelenjar umumnya ditandai dengan pembesaran dan pembengkakan kelenjar getah bening yang ada di tubuh. Kelenjar yang paling sering diserang terlebih dahulu adalah kelenjar daerah leher dan rahang. Selain pembesaran kelenjar yang menjadi teraba, adalah badan terasa  meriang dan pegal.

Kuman TBC sendiri sebenarnya dapat menyerang tubuh mana saja; mulai dari otak, saluran pencernaan atau kemih, hingga tulang. Tentunya semua jenis TBC tersebut harus diobati dan dalam pengobatan harus dilakukan kontrol pengawasan yang ketat karena obat diminum dalam jangka lama 6-9 bulan. 

Kami sarankan agar Anda berkonsultasi ke dokter spesialis paru atau penyakit dalam agar dapat dievaluai lebih lanjut untuk mendapatkan terapi yang tepat.  Benjolan dan batuk tersebut tidak dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Lamanya pengobatan bervariasi pada tiap individu, tergantung pada respon pengobatan yang telah diterima. Karena respon tubuh seseorang terhadap suatu pengobatan dapat berbeda-beda.

Demikianlah informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar