Sukses

Dermatitis Seboroik

02 Mar 2015, 14:13 WIB
Wanita, 27 tahun.

Selamat Siang. Dok saya mengalami kerontokan rambut selam lebih dari 4 tahun. Kini rambut saya semakin timpis hanya tinggal 1/4 nya dari rambut saya sebelumnya. Saya pernah ke dokter kulit dan ternyata penyebabnya adalah jamur kulit kepala. Saya mengkonsumsi obat dan diberi salep oles ke kulit. Memang rambut bersih namum pertumbuhan tidak maksimal. jika diberhentikan pengobatan selalu rontok lg dan ada seperti kulit yang bs dikelupas dr kulit rambut.. Karena pengobatannya mahal saya tidak mampu. Apakah ada salep khusus yang dijual diapotek untuk rambut saya dan obat apa yg bisa di beli diapotek. Terima Kasih

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter. 

Kerontokan rambut adalah kehilangan rambut yang berkisar kurang lebih 120 helai per hari. Dapat terjadi menyeluruh atau setempat. Penyebabnya bermacam-macam mulai dari setelah melahirkan, bayi baru lahir, stres, demam tinggi, obat. Kerontokan dapat menyebabkan kebotakan. Kebotakan dapat disebabkan berbagai macam penyebab, antara lain :

  • Infeksi kulit kepala
  • Stres emosional
  • Keturunan (genetik)
  • Autoimun : LUPUS
  • Depresi
  • Faktor fisis, misalnya tekanan pada bayi yang tidur pada satu sisi
  • Penyakit sistemik : sifilis, hipotiroid, hipertiroid
  • Kebotakan karena tarikan, misal penggunaan alat pengeriting atau pelurus rambut
  • Obat : pil antihamil, metotreksat, siklosfosfamid, klorambusil
  • Hormonal : estrogen, progesteron, androgen

Salah satu penyebab kebotakan adalah infeksi kulit kepala seperti jamur. Infeksi jamur pada kulit kepala, yang dalam dunia medis dikenal dengan tinea kapitis. Ada pula penyakit kulit lain penyebab kebotakan pada kepala adalah dermatitis seboroik.

Dermatitis Seboroik

Dermatitis seboroik merupakan kelainan kulit atau peradangan (inflamasi) di mana telah terbukti adanya peran kolonisasi  Pityrosporum Ovale  yang merupakan organisme normal pada kulit yang terkena. Dermatitis seboroik merupakan kelainan kulit yang berlangsung kronik dan kambuhan. Dermatitis seboroik ditandai dengan kemerahan, gatal, dan kulit bersisik, paling sering mengenai kulit kepala (ketombe), tetapi juga dapat mengenai kulit pada bagian tubuh lainnya seperti wajah, dada, lipatan lutut, lengan dan lipat paha. Dermatitis seboroik memang tidak dapat disembuhkan sempurna namun dapat dikontrol.

Menjaga kebersihan memegang peranan penting di dalam mengontrol dermatitis seboroik. Membersihkan kepala secara teratur akan mengurangi tumpukan minyak di kepala. Aktivitas di luar rumah yang dapat memicu peningkatan produksi kelenjar keringat dan kelenjar minyak sebaiknya dihindari.

Pada dermatitis seboroik umumnya akan digunakan sampo yang berisi sulfur presipitatum atau ketokonazol dan turunannya. Menurut  American Academy of Dermatology, dermatitis seboroik pada anak-anak (cradle cap) ditangani dengan sampo atau lotion yang mengandung kortikosteroid lemah atau antijamur seperti ketokonazol. Orang dewasa membutuhkan preparat kortikosteroid yang lebih kuat. Selain itu, sampo yang mengandung tar, zinc pyrithione, selenium sulfida, ketoconazol, dan atau asam salisilat juga direkomendasikan.

Namun preparat yang mengandung kortikosteroid dapat memiliki efek samping. Krim/sampo/gel/lotion yang mengandung kortikosteroid sebaiknya dipakai menurut petunjuk dokter. Pada kasus kambuh yang tidak dapat ditangani dengan antijamur dan kortikosteroid, agen supresi seboroik seperti isotretinoin dapat digunakan untuk mengurangi aktivitas kelenjar sebasea.

Tinea Kapitis

Tinea kapitis adalah infeksi jamur yang mengenai kulit kepala dan rambut. Jamur penyebabnya adalah jamur golongan dermatofita.  Dermatofita adalah golongan jamur yang keratinofilik (menyukai keratin) dan menjadikan keratin sebagai sumber nutrisinya sehingga dapat berkoloni di jaringan yang mengalami keratinisasi. Pada tinea kapitis biasanya lesi berbentuk bulat (botak) atau disebut bentuk gray patch ringworm. Terapinya pun berbeda. Pada umumnya kasus tinea diobati dengan obat griseofulvin oral ditambah anti jamur topikal.

Bagaimana dengan kelainan kulit Anda? Dari gejala yang Anda sebutkan kemungkinan disebabkan oleh dermatitis seboroik. Untuk itu Anda dapat menggunakan pengobatan dengan sampo selenium sulfid setiap keremas. Keramas dilakukan seminggu 2-3 x dikeramasi 5-15 menit. Krim ketokonazol 2% dapat digunakan sebagai obat oles. Apabila terjadi peradangan berat dapat menggunakan krim betametason valerat. Namun penggunaan paling lama krim betametason adalah 2 minggu, jangan lebih karena ditakutkan efek samping obat.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar