Sukses

Anemia Mikrositik Hipokrom

05 Oct 2015, 21:49 WIB
Wanita, 35 tahun.

anak+saya+umur+7+tahun+di+diagnosa+anemia+mikrositik+hipokromik%2C+sdh+transfusi+800+cc%2C+bahayakah+penyakit+tersebut%3F

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Anemia mikrositik hipokrom adalah tanda anemia yang terjadi pada penyebab kekerungan zat besi dalam darah.

Anak-anak yang kekurangan zat besi dari makanannya sehari-hari dapat menunjukkan gejala unik seperti memakan benda aneh seperti kotoran, clay. Perilaku ini dalam istilah medis dikenal sebagai “pica”. Hal ini tidak membahayakan, kecuali anak Anda memakan sesuatu yang bersifat toksik, seperti cat timbal. Biasanya gejala pica ini akan sembuh dengan sendirinya setelah anemia akibat kekurangan zat besi pada anak diatasi dan seiring pertumbuhan anak menjadi lebih dewasa.

Bila Anak Anda menunjukan salah satu gejala di atas segeralah berkonsultasi dengan dokter spesialis anak.

Bila terkena anemia, berikut adalah beberapa cara untuk mencegah dan mengatasinya:

Anemia yang disebabkan oleh gangguan nutrisi sepeti kekurangan zat besi dan vitamin lainnya sangat mudah sekali untuk dicegah. Pastikan anak mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan mengikuti saran berikut:

  • Hindari memberikan anak Anda susu sapi hingga usianya 12 bulan
  • Bila anak Anda menyusui ASI, berikan MPASI yang mengandung zat besi seperti sereal (tentunya ketika Anda sudah dapat memberikannya makanan padat). Hingga usia 6 bulan, bila anka Anda masih ASI ekslusif maka ia akan mendapatkan zat besi yang cukup hanya dari air susu ibu.
  • Bila Anda memberikan susu formula pada si kecil pastikan untuk memilih susu formula yang mengandung tambahan zat besi
  • Bila anak sudah cukup besar dan dapat makan sesuai makanan orang dewasa, pastikan anak Anda memakan makanan yang mengandung zat besi. Zat besi dapat ditemukan di telur, daging merah, kentang, tomat, sayuran hijau. Selain itu untuk meningkatkan penyerapan zat besi pada si kecil, tambahkan jeruk (jus, buah) atau makanan yang mengandung vitamin C lainnya untuk membantu penyerapan zat besi.

Dengan penanganan yang baik, anemia pada anak dapat membaik dengan cepat.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar