Sukses

Anak Sembelit

25 Mar 2015, 10:12 WIB
Wanita, 4 tahun.

Anak saya susah makan sayur dan buah. Dia mengalami BAB keras dan kurang lebih 2 hari sekali untuk BAB. Saya ingin datang untuk konsultasi dengan dokter yang ahli dibidang ini. Dr siapakah, di rs atau klinik mana. Saya siap membawa anak saya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Terima kasih.

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Apakah anak Anda memiliki kebiasaan sulit buang air besar? Sembelit atau dalam bahasa medis disebut dengan konstipasi memang kerap terjadi pada anak. Feses menjadi keras dan berbentuk seperti feses kambing.  Bagaimanakah gejala sembelit?

  1. Frekuensi buang air besar pada anak akan berkurang dari sebelumnya,misal pada bayi baru lahir feses terlihat keras dan hanya keluar 1 kali sehari, atau pada anak yang lebih besar feses akan terlihat keras dan keluar 3-4 hari sekali
  2. Terkadang terdapat darah segar di feses
  3. Feses seperti feses kambing, kecil-kecil dan keras
  4. Setelah buang air besar, si kecil merasa tidak nyaman di daerah perut

Banyak kemungkinan mengapa si kecil mengalami sembelit dan banyak cara untuk mengatasinya. Apa yang dapat dilakukan bila si kecil mengalami sembelit?

  1. Lakukan beberapa latihan. Apabila si kecil belum bisa merangkak, lakukan gerakan melingkar pada kaki seolah-olah sedang mengayuh sepeda. Apabila si kecil sudah bisa merangkak atau berjalan, ajaklah bermain yang banyak menggerakkan kaki, seperti mengejar bola atau mainan yang Anda berikan
  2. Pijat perut bayi Anda. Lakukan dengan meletakkan dan menekan dengan lembut di posisi tiga jari di bawah pusar di sisi kiri bawah dengan ujung jari Anda. Lakukan tekanan lembut tapi konstan sekitar tiga menit
  3. Untuk bayi yang mengkonsumsi susu formula, cobalah tambahkan air pada susu formulanya. Selain itu tanyakan kepada dokter mengenai jenis susu formula lain yang mungkin sesuai dengan keadaannya dan dapat mengurangi sembelit. Untuk bayi ASI, pada beberapa bayi ASI pencernaannya sensitif terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsi ibunya sehingga menyebabkan buang air besar tidak teratur.
  4. Apabila sudah mendapatkan MPASI, perbanyak konsumsi air putih, perbanyak makan serat dan kurangi makanan seperti beras, pisang dan wortel yang sudah dimasak yang dapat memicu konstipasi.
  5. Pada anak lebih besar, orangtua dan pengasuh dapat mengajarkan pola buang air besar secara teratur dan mengajarkan latihan toilet pada anak sehingga anak terbiasa melakukannya

Apabila setelah mencoba segala cara belum juga membaik, Anda dapat berkonsultasi pada dokter. Berhati-hatilah jika sembelit disertai muntah, rewel, sakit perut, dan perut membuncit. Jika terdapat gejala tersebut, segeralah bawa ke dokter untuk memastikan apakah terjadi gejala penyumbatan usus. Anda dapat memeriksakan anak Anda ke dokter spesialis anak. Sayang sekali, kami tidak dapat memberikan rekomendasi dokter dan rumah sakit karena tidak sesuai dengan kode etik profesi kedokteran. Anda dapat mencari dokter pada fitur direktori pada website kami Klikdokter.com.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar