Sukses

Mendengar Bisikan Yang Menyalahkan Diri Sendiri

05 Oct 2015, 20:11 WIB
Wanita, 22 tahun.

Siang dokter, saya mau tanya.. Udh dari 3tahun belakangan ini saya sering mengalami suatu bisikian pikiran saat sedang kepepet deadline, keadaan yg bikin cemas, kadang" saat saya lagi diam 'bengong' pun tiba" bisikan di pikiran saya muncul.. Saya jadi seperti punya dua sisi, si negatifnya selalu nyalah" in saya, buat saya cemas, hayoloh kalo kyk gini gmn, jok gitu? Pokoknya nyalah"in saya.. Hati saya jadi berdebar n kepala saya pusing.. Sampai saat ini saya masih bisa mengatasinya dengan sisi positif saya dengan bicara dalam hati "tenang-tenang".. Saya ingin tahu, ini penyakit atau apa ya dok? Dan ada pengaruhnya dengan penyakit magh saya tidak?.. Terima kasih, mohon pencerahannya dok..

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Apabila anda mendengar suara-suara atau bisikan yang menyalahkan diri anda, namun tidak jelas dari mana sumbernya, dan tidak ada orang lain selain anda yang mendengaranya, maka kemungkinan anda mengalami halusinasi auditorik.

Halusinasi adalah persepsi panca indera yang terjadi tanpa adanya rangsangan dari luar pada reseptor-reseptor panca indera. Dengan kata lain, halusinasi adalah persepsi tanpa obyek. Halusinasi merupakan salah satu tanda gangguan jiwa yang cukup serius dan sering dijumpai pada pasien-pasien Skizofrenia.

Namun tidak semua halusinasi tersebut merupakan suatu gangguan karena ada halusinasi yang terjadi pada orang normal yaitu halusinasi yang terjadi sesaat sebelum terlelap tidur dan saat bangun tidur yang disebut halusinasi hipnogogik dan hipnopompik.

Halusinasi yang tidak normal (patologis) adalah halusinasi yang sesuai dengan panca indra, yaitu  :

  • Halusinasi auditorik (pendengaran), jenis ini paling sering terjadi dibandingkan dengan jenis lainnya. Penderita mendengar suara-suara orang yang berbicara atau mendengar suara-suara kacau balau yang tidak jelas yang sebenarnya tidak ada.
  • Halusinasi visual (penglihatan), penderita melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada seperti melihat bayangan, kilatan sinar suci atau melihat sesorang yang telah meninggal.
  • Halusinasi olfaktorik (pembauan), penderita mencium bau tertentu yang sebenarnya tidak ada di tempat tersebut.
  • Halusinasi taktil (perabaan), penderita merasakan adanya sentuhan baik yang membuatnya merasa nikmat atau tidak nyaman yang sebenarnya rangsangan tersebut tidak ada.
  • Halusinasi gustatorik (pengecapan), penderita merasakan ada rasa makanan atau rasa suatu zat yang sebenarnya hal tersebut tidak ada.

Dalam kasus anda, yang terjadi adalah halusinasi auditorik. Halusinasi ini dengan obat-obat antipsikotik, yang klasik maupun yang baru dan mahal, cepat sekali dihilangkan. Tapi pada individu tertentu hal ini bisa bertahan cukup lama. Ini disebabkan status mental manusia, jenis dan beratnya konflik yang dialami berbeda-beda. Pada kebanyakan orang bisa cepat hilang dalam waktu 2 minggu, tapi pada orang lain bisa kambuh-kambuhan, atau malah menetap, apalagi bila minum obatnya tidak teratur.

Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter psikiatri agar mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kondisi Anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar