Sukses

Pemeriksaan Hepatitis

08 Feb 2015, 17:50 WIB
Wanita, 19 tahun.

Sok, saya ingin tanya. Kedua orang tua saya memiliki penyakit hepatitis B dan C, saat saya baru lahir saya pernah di vaksin hepatitis B dan itu sudah 16 tahun yang lalu. Saya di lahirkan secara sesar dan tidak di berikan ASI. Pertanyaan saya: 1) apakah kemungkinan saya mengidap hepatitis itu tinggi? Saya kadang minum satu gelas dengan orang tua saya dan menggunakan kamar mandi yang sama. 2) apakah hepatitis B dan C bisa sembuh total? Dengan kata lain apakah virusnya sudah hilang? Saya di beri Tau oleh papa saya bahwa virus tersebut bisa disembuhkan namun saya dengar virus itu masih ada dalam tubuh. Saya masih berumur 16 tahun dan tidak pernah melakukan hubungan intim maupun tindakan yang berisiko tertular, namun tidak ada salahnya untung berjaga-jaga. Saya ucapkan terima kasih sebelumnya.

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Kami sangat senang dan menghargai keingin tahuan Anda terkait kedua infeksi hepatitis ini. Untuk mengetahui apakah seorang menderita hepatitis B dan hepatitis C, Anda dapat melakukan pemeriksaan darah HbsAg (mendeteksi hepatitis B) dan anti HCV (mendeteksi hepatitis C). Izinkan kami menjelaskan tentang hepatitis B. Hepatitis (radang pada hati) B  adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B (VHB), yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosis hati atau kanker hati. Hepatitis B merupakan penyakit hepatitis yang paling sering terjadi yang jarang diketahui orang awam.  Virus hepatitis B menular melalui darah dan cairan tubuh yang terinfeksi, hal ini dapat terjadi pada keadaan;

  • Kontak langsung darah dengan darah
  • Hubungan seksual yang tidak aman
  • Penggunaan jarum suntik tidak steril
  • Tertusuk jarum suntik yang terinfeksi
  • Jarum yang terkontaminasi yang digunakan untuk membuat tatto, akupuntur, body piercing
  • Pada saat kehamilan – penularan dari ibu-janin pada proses melahirkan
  • Penggunaan pisau cukur bersama
  • Tranfusi darah

Bila benar anda dinyatakan hepatitis B maka yang perlu diperiksa adalah apakah hepatitis B yang Anda derita masih menularkan ke orang lain atau tidak. Untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan yaitu melakukan pemeriksaan HBeAg dan Anti HBe. Apabila hasil yang didapat seperti ini :

  • HBe Ag reaktif/positif dan Anti HBe non reaktif/negatif artinya Hepatitis B masih infeksius
  • HBe Ag non reaktif/negatif dan Anti HBe reaktif/positif artinya Menderita Hepatitis B tapi sudah tidak menular lagi, disebut dengan Hepatitis B carrier .

Apabila infeksi VHB bertahan lebih dari 6 bulan (infeksi hepatitis kronik), dapat diberikan obat antivirus yang disebut interferon alfa. Pengobatan ini bertujuan untuk mengurangi risiko terjadinya sirosis hati dan kanker hati, namun tetap tidak dapat menghilangkan virus yang terdapat di dalam tubuh. Penderita hepatitis B kronik harus mengkonsumsi obat tersebut dan kontrol secara berkala ke dokter. Meskipun dengan pengobatan tersebut virus tidak dapat dihilangkan secara total, yang penting untuk dilakukan adalah menekan replikasi (perkembangbiakan) virus serendah mungkin, sehingga peradangan hati yang terjadi dapat lebih ditekan. Untuk selanjutnya kami menganjurkan agar Anda berkonsultasi dengan dokter penyakit dalam untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar