Sukses

Pemeriksaan untuk TBC

24 Feb 2015, 09:28 WIB
Pria, 32 tahun.

Dok.2thun llu sya di vnis tbc Stadium3,,pmriksaan dhak cuma 1x,,tnpa rongen,pdhal sya gk ad Cri2 pndrita tbc yg sya liat di in Ternet,,sya mnta rjukan rongsen Tp tk diksih dngan alasan uda Di tngani pukesmas,,sya mnum Obt slam 6blan,,tp smpai saat Ini sy batuk lg kdang kluar dhak Kuning di pgi hari...ap lngkah yg Lkukan,,priksa ke spesialis dkter Ap..trimanksih atas jwbannya

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

Untuk mendiagnosis TBC, selain melakukan pemeriksaan fisik, perlu dilakukan juga pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan penunjang yang biasanya dilakukan adalah pemeriksaan darah, foto rontgen dada dan pemeriksaan dahak 3 kali (sewaktu, pagi, sewaktu). Apabila seseorang telah didiagnosis menderita TBC, maka pasien tersebut harus menjalani terapi minum obat selama 6 bulan (kecuali pada kasus-kasus tertentu, seperti terapi kuman TBC yang kebal/resisten, dsb) yang dapat diperoleh secara gratis di puskesmas atau di instasi kesehatan milik pemerintah.

Karena pasien harus meminum obat selama 6 bulan, dibutuhkan niat yang kuat dan kerjasama yang baik antara dokter dan pasien. Apabila pasien menghentikan pengobatan sebelum waktunya maka dapat terjadi risiko kuman tuberkulosis belum mati semua dan harus mengulangi pengobatan dari awal. Selain itu terdapat risiko kumannya menjadi kebal terhadap obat yang diberikan, sehingga diperlukan terapi dengan obat lain (obat TBC lini kedua) yang jauh lebih mahal harganya dan efektifitasnya tidak sebaik obat TBC lini pertama.

Kami sarankan Anda untuk berkonsultasi kepada dokter spesialis paru atau spesialis penyakit dalam agar dapat dievaluasi, mengapa sampai saat ini masih timbul batuk berdahak kuning, agar dapat ditatalaksana dengan tepat.

 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar