Sukses

Kista Bartholin

24 Feb 2015, 09:44 WIB
Wanita, 17 tahun.

selamat sore dok. saya sudah 2minggu lebih mengalami bengkak pada miss v. saya browsing di google hasilnya kista bartholin,tp bengkaknya bukan dibibir V tapi di dinding bawah sebelah kiri.. kata ibu saya itu bisul biasa,terus saya diberi doxyciclin sm ibu saya. katanya bisa cpt kempes,sudah bbrp hari saya konsumsi 3x1 tp skrg saya makin gabisa jalan dan perih setiap gerak,duduk berdiri jongkok,tdk bs BAK.. saya ada penyakit lupus,dan terakhir lupus saya kambuh saya mengalami bengkak2 di sendi2,apa bengkak pada V ini disebabkan lupus tsb ya dok? apa ini bnr hanya bisul?bgmn cara mengobatinya?terimakasih waktunya..

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

Dari uraian yang Anda berikan, memang kemungkinan Anda mengalami kista bartholin. Namun untuk evaluasi dan tatalaksananya, kami sarankan Anda berkonsultasi kepada dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Kelenjar bartholin adalah 2 kelenjar yang berlokasi di kanan dan kiri pada bibir vagina yang berfungsi untuk memproduksi lendir untuk membasahi/melumasi vagina.

Kelenjar bartholin dapat terinfeksi dan jika kelenjar bartholin tersumbat maka akan menyebabkan pembentukan kista yang berisi cairan. Kista ini dapat disebabkan oleh infeksi, peradangan, atau sumbatan lokal karena lendir vagina. Apabila disebabkan karena infeksi, kista tersebut berubah menjadi abses.

Kista bartholin umum terjadi pada wanita usia 20-29 tahun terutama mereka yang belum pernah hamil atau baru hamil sekali. Kista tersebut tidak berbahaya namun dapat menyebabkan nyeri dan membuat jalan menjadi lebih sulit karena dapat terus membesar hingga ukurannya menjadi sebesar telur.

Penanganannya bergantung dari ukuran kista, ada tidaknya infeksi, nyeri atau tidaknya. Kista kecil dapat direndam di air hangat beberapa kali dalam sehari selama 3-4 hari untuk mengurangi nyeri dan agar kista dapat pecah dengan sendirinya atau dokter dapat memasang selang kecil / kateter untuk mengeluarkan cairan dari kista.

Untuk itu, kami sarankan Anda mengunjungi Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan untuk pemeriksaan fisik mendetil dan penanganan yang optimal. Jika hanya bartholinitis (radang/infeksi kelenjar bartholin), maka penanganannya dapat menggunakan antibiotik sesuai dengan resep dokter. Namun jika itu adalah kista, perlu dilakukan tindakan bedah untuk penanganannya.

 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar