Sukses

Menghilangkan Bekas Jerawat dan Bulu di Wajah

11 Feb 2015, 15:37 WIB
Wanita, 22 tahun.

Bgmn cara agar bekas jerawat dan bulu di muka cpt hlg?

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Setelah kita berjerawat terkadang timbul bekas hitam di wajah yang dalam dunia medis disebut sebagai post Inflammatory hyperpigmentation (PIH). PIH ini biasanya timbul setelah ada peradangan pada jerawat. Biasanya PIH ini berbentuk makula (kelainan kulit berupa lesi datar dimana terjadi perubahan warna).

Semakin berat peradangan jerawat maka semakin berat lesi kulit ini. Memecahkan jerawat atau memegang jerawat dapat memperberat keadaan PIH ini. Cara penanganannya pun berbeda dengan bekas jerawat yang meninggalkan luka (scar / bopeng).

PIH bukan merupakan bekas yang dikenal sebagai scar (bopeng), keadaan ini dapat hilang dengan berjalannya waktu walaupun tanpa pengobatan. Agar bekas ini hilang terkadang dibutuhkan waktu hingga 24 minggu. Hilangnya bekas ini sangat tergantung dari seberapa gelap bekasnya dibandingkan dengan warna kulit. Sebelum mengikuti cara menghilangkan bekas jerawat ini ada baiknya jerawat Anda sudah sembuh dahulu.

Beberapa obat yang dijual di pasaran mengandung kandungan yang dapat menyembuhkan keadaan ini seperti kombinasi dari alfa dan beta hydoxy acid (glycolic acid) , vitamin A, vitamin C, dan bahan-bahan lain yang dapat melupas kulit.

Penggunaan hidrokuinone juga sering digunakan untuk keadaan ini. Hidrokuinone bekerja dengan cara memblokade enzim yang berhubungan dengan produksi melanin, yang lantas dapat mencerahkan kulit. Krim hidrokuinone biasanya juga mengandung kandungan seperti:

  • kojic acid,
  • glycolic acid,
  • tretinoin,
  • vitamin c.

Krim & Obat Oles Kulit untuk Menghilangkan Bekas Hitam Jerawat

Beberapa jenis kandungan seperti retinoidazelaic acidGlycolic acid juga disebutkan dapat berguna sebagaicara menghilangkan bekas jerawat. Teknik-teknik seperti peeling dan dermabrasi juga berguna sebagai cara menghilangkan bekas jerawat yang kehitaman ini.

Anda juga dapat memilih krim yang mengandung CLA (conjugated linoleic acid) yang bermanfaat memicu pertumbuhan sel kulit baru,  serta beberapa kandungan yang memiliki retinol booster (pemicu produktivitas retinol, yang membantu produksi kolagen) sehingga membantu kulit terlihat lebih kencang.

Selanjutnya, berikut adalah beberapa cara menghilangkan bulu yang perlu Anda ketahui:

  • Mencukur : dapat menimbulkan efek samping ingrown hair, dan harus diulang setiap 1-3 hari sekali. Gunakan krim khusus untuk mencukur untuk melindungi kulit Anda dari iritasi dan luka karena pisau cukur
  • Waxing : teknik menghilangkan bulu rambut yang idealnya dilakukan pada saat rambut tumbuh tidak terlalu panjang untuk mengurangi rasa sakit. Prosedur ini hendaknya dilakukan setiap 3-6 minggu sekali, dan dapat menimbulkan iritasi atau infeksi apabila higienitas pada saat pelaksanaan tidak dijaga
  • Laser IPL : merupakan metode yang akhir-akhir ini cukup tenar, karena dalam 6-12 kali terapi, rambut dapat hilang. Teknik yang tidak efektif pada rambut putih dan pirang ini, dapat menimbulkan iritasi, kemerahan hingga luka bakar apabila tidak dilakukan dengan benar
  • Krim penghilang bulu : produk ini dapat Anda dapatkan dengan mudah dipasaran. Cara penggunaannya cukup mudah, hanya dengan mengoleskan pada bagian yang Anda ingin hilangkan bulunya, dan kemudian di seka dengan bahan tumpul dari permukaan kulit. Hati-hati, bila kulit Anda terlalu sensitif, produk ini tidak hanya menghilangkan bulu namun juga lapisan kulit
  • Elektrolisis : teknik ini dlakukan dengan cara menusukkan jarum ke dalam folikel rambut, dan memberikan sedikit kejutan listrik untuk menghancurkan elemen di atasnya. Kendati jarang digunakan di Indonesia, di luar negeri teknik ini sangat tenar dikalangan pemilik rambut pirang atau putih
  • Terapi hormon : bila memang penyebab tumbuhnya rambut berlebih adalah ketidakseimbangan hormon, biasanya Dokter akan memberikan pil KB untuk membantu menyeimbangkan kandungan hormon dalam tubuh.

Supaya Anda memperoleh penanganan optimal sesuai kondisi kulit Anda, serta untuk melakukan tindakan menghilangkan bulu, kami sarankan Anda melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin atau dokter estetika. 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar