Sukses

Jamur di Penis

11 Feb 2015, 16:19 WIB
Pria, 25 tahun.

Selamat siang dokter .. Sy mau bertnya sy trkena jamur di penis dan sudah 3x berobat hilang muncul lagi hilang muncul lagi ... Bagaimna pengobatan yg tepat sebelum sy ke dokter kulit . .. 1. Apakah sy harus cek darah urin dsb untuk mndapatakan pengobatan yg tepat ?? Perlukah sy cek darah????? 2.sy sudah stress dengan jamur ini, prtnyaan sy bisakah jamur ini disembuh kan ..?? Kalau sy kedokter ...

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Apakah Anda sudah melakukan sunat? Jika belum bisa saja keluhan Anda terkait dengan keadaan tersebut, diagnosa yang paling mendekati adalah balanoposthitis yaitu suatu peradangan pada kulit dan glans penis pada penis yang tidak disunat. Balanoposthitis dapat terjadi akibat berbagai macam penyebab seperti infeksi bakteri, jamur atau dermatitis kontak. Infeksi jamur Candida merupakan penyebab tersering balanoposthitis. Dapat dilakukan pemeriksaan penunjang berupa pemeriksaan mikroskopis atau kultur terhadap sampel jaringan yang terinfeksi.

Faktor lain yang dapat mempengaruhi timbulnya infeksi pada daerah tersebut antara lain kegemukan atau obesitas, diabetes, transmisi menular seksual, dan lainnya. Apabila dokter mencurigai adanya suatu diabetes maka juga diperlukan pemeriksaan laboratorium darah untuk menegakkan diagnosis diabetes. Pemeriksaan urin dilakukan jika pada pemeriksaan terdapat keluhan nyeri berkemih atau kecurigaan terhadap infeksi saluran kemih.

Menjaga kebersihan penis sangat penting untuk menghindari pertumbuhan bakteri atau jamur. Tatalaksana yang diberikan fokus untuk mengatasi keluhan dan pencegahan infeksi atau peradangan berulang dengan meningkatkan kebersihan daerah kemaluan khususnya prepusium (kulup/kulit ujung penis). Salep antibiotik atau salep antijamur maupun salep kortikosteroid dapat diberikan bergantung dari penyebab balanoposthitis. Pada balanoposthitis berulang dapat dipertimbangkan untuk melakukan sunat atau sirkumsisi.

Kami sarankan Anda berkonsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin sehingga Anda mendapatkan penanganan yang optimal. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 
Salam sehat,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar