Sukses

Oliasthenozoospermia

06 Feb 2015, 12:26 WIB
Wanita, 32 tahun.

kami sudah 8 bulan menikah dan belum dikaruniai keturunan. Saya USG dan hasilnya bagus. Sementara suami melakukan analisa sperma dan hasilnya suami sbb : * Makroskopik : volume 3.2 mL, pH 7.9, Liquifaction 20 menit, warna putih abu2, viscositas <2 detik, * Mikroskopik : bergerak baik 15%, bergerak lambat 64%, bergerak tidak maju 12%, tidak bergerak 9%, Aglutinasi : positif, jml total 24.4 juta/mL. Hasil analisa : OLIGOASTHENOZOOSPERMIA Kenapa dengan sperma suami saya? Apa obatnya? Bagaimana penyembuhannya? Berapa lama? Apa penyebabnya? Apakah suami saya mandul? Bila manduk, apakah mandulnya permanen? Jawaban dokter sangat saya nantikan. Terimakasih.

dr. Mega Putri

Dijawab Oleh:

dr. Mega Putri

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan dan akan coba menjawab pertanyaan Anda.

Oligospermia merupakan istilah medis yang dipakai untuk menggambarkan keadaan dimana jumlah cairan ejakulat yang dihasilkan sedikit. Istilah ini seringkali dikacaukan oleh oligozoospermia dimana jumlah sperma yang dihasilkan < 20 juta / ml cairan ejakulat. Normalnya jumlah sperma berkisar antara 20 juta / ml hingga 120 juta / ml.

Jumlah sperma yang dihasilkan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu:

- faktor genetik (kromosom)

- suhu tinggi

- kelainan organ reproduksi, saluran kemih dan hormon.

- kurang nutrisi dan vitamin (vitamin C, selenium, zinc, folat)

- kemoterapi, obesitas, merokok, alkohol, logam berat, dsb

- faktor psikologis: stres, panik, depresi

- faktor lingkungan: air yang tercemar

Yang dapat Anda lakukan saat ini adalah menghindari faktor-faktor di atas termasuk nutrisi dan pola hidup sehat, tetapi dalam penanganannya tetap memerlukan peran dokter spesialis andrologi. Terapi yang dipilih disesuaikan dengan penyebab, kecuali untuk faktor genetik.

Pada prinsipnya hanya dibutuhkan satu sperma dari banyak sperma yang dihasilkan untuk membuahi sel telur. Dengan jumlah sperma sedikit kemungkinan terjadinya kehamilan tentu menjadi semakin kecil, namun pada beberapa kasus (jarang) ternyata oligospermia masih dapat membuahi sel telur.

Hingga saat ini memang belum ada terapi yang terbukti sangat efektif dalam meningkatkan jumlah sperma, namun obat yang suami Anda konsumsi saat ini mengandung hormon androgen yang diyakini dapat membantu meningkatkan jumlah dan kualitas sperma. Frekuensi hubungan seksual yang ideal juga perlu diperhatikan untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan tersebut. Sebetulnya tidak ada tolak ukur pasti mengenai sampai kapan dilakukan terapi tersebut, namun kami rasanya tidak ada salahnya Anda untuk menunggu hingga beberapa bulan.

Meskipun banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan dan kesuburan sperma, terdapat beberapa  jenis makanan yang baik untuk kesehatan sperma Anda. Kualitas sperma dapat ditingkatkan dengan meningkatkan asupan makanan yang mengandung: 

  • Vitamin C: Melindungi sperma dari kerusakan karena oksidasi serta mengurangi aglutinasi sperma (sperma saling menempel)
  • Vitamin B6: Penting dalam pembentukan hormon seks pria
  • Vitamin B12: Bersama dengan asam folat, B12 diperlukan untuk pembentukan materi genetik. Kadar yang kurang menyebabkan produksi sperma yang abnormal, penurunan jumlah sperma, dan kemampan gerak sperma. 
  • Vitamin E: Juga merupakan antioksidan. Membantu sperma dalam penetrasi sel telur. 
  • Zinc: Kekurangan zinc menurunkan kadar testosteron. Suplementasi mikronutrien ini dapat meninkatkan jumlah sperma dan memperbaiki kesuburan. 
  • Arginin dan L-Carnintine: Asam-asam amino yang diperlukan dapal pemebentukan serta fungsi normal sperma.

Kami tidak dapat memastikan prognosis dari kondisi Anda dan suami karena dibutuhkan pemeriksaan fisik secara langsung. Untuk itu kami menganjurkan agar suami Anda terus melakukan kontrol dan konsultasi ke dokter spesialis andrologi guna penanganan yang optimal. Dari sisi Anda, Anda dapat melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan agar dapat dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. 

Berikut kami sertakan beberapa artikel untuk Anda:

5 Makanan untuk Sperma Sehat

Kunyit Sebabkan Kemandulan pada Pria?

5 Hal Penyebab Sperma Sehat

Pria Obesitas, Jumlah Sperma Sedikit?

Kapan Harus Periksa Sperma?

Ilmuwan Berhasil Ciptakan Sperma Buatan

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar