Sukses

Infeksi Herpes Pada Kehamilan

13 Mar 2015, 15:31 WIB
Wanita, 22 tahun.

dok saya pernah terkena virus herpes yang HSV II tapi sudah sembuh, tapi sekaranng saya mau menikah, ketita punya anak nanti masih berbahaya atau tidak?? trus saya harus bagaimana supaya bayi saya nanti aman. mohon bantuannya, terima kasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Herpes Simpleks Tipe 2 disebakan oleh virus HSV tipe 2 yang umumnya menyebabkan genital herpes (herpes di kemaluan). Kami akan mencoba menjawab beberapa pertanyaan Anda.

Risiko transmisi herpes simplex virus tipe 1 atau 2 saat persalinan terjadi pada perempuan dengan herpes genital pada triwulan kedua atau ketiga kehamilan dan melahirkan per vaginam sebelum sistem imun dapat memproduksi antibodi terhadap virus herpes.

Ibu hamil dengan infeksi lama memiliki risiko transmisi atau penularan HSV-1 atau HSV-2 yang rendah. Persalinan dapat dilakukan per vaginam selama tidak ada lesi aktif di saluran genitalia. Jika terdapat outbreak yang aktif, dokter akan melakukan operaso sectio caesaria. 

Bila infeksi terjadi pada triwulan pertama kehamilan, terdapat peningkatan angka aborsi spontan dan resitrksi pertumbuhan janin. Hanya pada beberapa kasus terjadi transmisi virus melalui plasenta, menyebabkan infeksi kongenital berat. Terapi antivirus diperbolehkan pada trimester pertama kehamilan bila diperlukan. 

Apabila HSV ini sudah disembuhkan saat ini dan Anda memang tidak sedang hamil sekarang, maka akan sangat kecil kemungkinan janin Anda tertular herpes simpleks apabila Anda hamil nanti. Hal ini disebabkan karena adanya antibodi di tubuh Anda terhadap HSV tipe 2 yang akan masuk ke janin melalui plasenta dan melindungi janin dari infeksi HSV tipe 2. Apabila terjadi kekambuhan saat hamil, diskusikan hal tersebut dengan dokter kebidanan dan kandungan Anda.

Lakukanlah usaha pencegahan agar HSV tipe 2 ini tidak kambuh kembali, seperti menjaga daya tahan tubuh tetap vit dan hindari perilaku seks tidak aman.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar