Sukses

Kaitan Antara Maag dan Sesak Nafas

12 Feb 2015, 11:20 WIB
Pria, 25 tahun.

dok, apakah ada kaitan antara sakit maag dengan sesak nafas?tks

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Peningkatan asam lambung memang dapat menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Refluks atau naiknya asam lambung ke esofagus (kerongkongan) ini dapat menyebabkan iritasi pada dinding esofagus sehingga timbul proses peradangan dan pembengkakan sel-sel dinding esofagus. Hal ini menyebabkan saluran kerongkongan menyempit dan memicu gejala sesak nafas. Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya.

Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Pengobatan GERD meliputi banyak hal. Yang utama dan terpenting adalah perubahan gaya hidup:

  • Obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan GERD. Penurunan berat badan dapat mengurangi gejala GERD
  • Berhenti merokok
  • Pasien yang dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Makanan terakhir hari harus diambil minimal 4 jam sebelum tidur. Berbaring segera setelah makan dapat memperburuk gejala GERD.
  • Hindari makanan dan minuman yang memicu asam lambung seperti alkohol, kopi, cokelat, tomat, makanan berlemak atau pedas.
  • Hindari pakaian ketat terutama di sekitar perut.
  • Meniinggikan ujung kepala saat tidur sekitar 20 cm dengan menempatkan irisan atau blok di bawah bantal akan membantu untuk mengurangi gejala GERD.
  • Hindari penggunaan obat-obat yang dapat meningkatkan risiko GERD, seperti:
    • nitrat
    • anti-kolinergik
    • antidepresan tricyclic
    • NSAID (Ibuprofen, asam mefenamat, dsb)
    • kalium garam dan bifosfonat seperti alendronate

Terapi GERD adalah dengan obat yang dapat menetralkan asam lambung atau dengan mengurangi produksi asam, seperti Antasid, Alginates (alternatif untuk Antasid), PPIs (omeprazole, lansoprazole) dan pada kasus yang berat dapat memerlukan tindakan operasi.

Berikut kami turut sertakan artikel terkait pertanyaan Anda:

Demikian penjelasan kami. Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar