Sukses

Berkeringat, Mual dan Nyeri Dada

09 Jun 2015, 23:20 WIB
Pria, 25 tahun.

Selamat siang dok, saya ingin menanyakan beberapa hal, 1. kenapa telapak tangan/kaki saya terkadang suka berkeringat?? 2. Terkadang kalau saya sehabis makan suka mual dan muntah, atau sehabis mandi saya suka mual/enek lalu muntah, tapi tidak keluar sma sekali atau terkadang hanya air air saja?? 3. Terkadang dada saya berasa nyeri, dada sebelah kiri saya. Sekian pertanyaan saya, saya berharap dokter bisa memberikan keterangan apa penyebabnya, Terima kasih sebelumnya, saya menunggu balasan/tanggapan dari klikdokter.com.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Kami akan mencoba menjawab pertanyaan anda satu-persatu.

1. kenapa telapak tangan/kaki saya terkadang suka berkeringat??

Telapak tangan atau kaki yang sering berkeringat disebut sebagai hiperhidrosis lokal (keringat berlebih yang hanya mempengaruhi bagian tubuh tertentu). Hiperhidrosis lokal biasanya hanya terjadi di telapak tangan dan kaki (juga ketiak), umumnya disebabkan stimulasi emosi dan/atau suhu. Kelenjar keringat di telapak tangan dan kaki diatur oleh otak bagian korteks serebral saja dan lebih responsif terhadap stimulasi emosi. 

2. Terkadang kalau saya sehabis makan suka mual dan muntah, atau sehabis mandi saya suka mual/enek lalu muntah, tapi tidak keluar sma sekali atau terkadang hanya air air saja??

Keluhan mual dan muntah dapat disebabkan oleh berbagai hal. Penyebab tersering adalah karena peyakit lambung, dimana asam lambung meningkat bisa menyebabkan keluhan nyeri perut ulu hati dan sensasi sesak nafas. Penyakit maag adalah ganguan pada lambung dimana terjadi peningkatan asam lambung. Maag itu sebenarnya dapat disebabkan oleh banyak hal seperti infeksi kuman H.Pylori, stres, sering telat makan dsb. Nah penyebab-penyebab itu dapat menyebabkan ulkus (luka pada lambung) yang dapat menyebabkan gangguan pada dinding lambung yang lama.

Untuk mengatasi maag yang Anda dapat lakukan adalah : 

  1. Hindari makanan pedas, terlalu asam dan yang mengandung gas (kol, sawi, minuman bersoda)
  2. Hindari dahulu konsumsi kopi atau teh. 
  3. Makan sedikit-sedikit namun sering (porsi kecil dan sering) bisa hingga 5x dalam sehari 
  4. Jangan terlambat makan (bawa bekal bila memang sulit untuk makan saat kerja)
  5. Usahakan dalam diet makanan yang sehat, banyak sayur dan buah, serta karbohidrat, lemak yang sehat (hindari makanan siap saji dan daging olahan seperti sosis, chicken nugget, hot dog) 
  6. Coba hindari stres, coba alihkan ke kegiatan lain bila stres memang sangat menggangu.

Awalnya, Anda dapat mengonsumsi obat anti asam lambung yang berisikan antasid untuk meredakan gejala. Antasid merupakan obat untuk menurunkan asam lambung yang bekerja dengan cepat. Antasid biasanya digunakan sebagai terapi akut (saat gejala sedang muncul). Untuk terapi rumatan/maintenance dapat diberikan obat golongan PPIs seperti omeprazole atau lansoprazole. Jika dengan perubahan pola makan dan minum obat bebas tersebut, keluhan tidak berkurang, sebaiknya Anda berkonsultasi secara langsung dengan dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah terdapat luka pada lambung Anda.

3. Terkadang dada saya berasa nyeri, dada sebelah kiri saya.

Keluhan seperti yang Anda sebutkan dapat disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya disebabkan karena gangguan jantung, gangguan otot atau tulang, paru-paru, saluran pencernaan atau psikologis.

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada  kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. 

Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan nitrogliserin sublingual. 

Nyeri karena masalah otot dan tulang biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri seperti ini membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.

Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.

Peningkatan asam lambung memang dapat juga menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak dan sensasi nyeri dada, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya. Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Nyeri dada bisa juga disebabkan oleh masalah psikologis, tetapi ini baru dipikirkan bila masalah-masalah lain sudah bisa disingkirkan.

Gejala penyakit jantung dapat dicurigai apabila Anda memiliki beberapa faktor risiko terkait, seperti 

  • Merokok, berapapun jumlahnya
  • Kadar kolesterol total dan kolesterol LDL yang tinggi
  • Hipertensi
  • Kadar kolesterol HDL yang rendah
  • Diabetes Mellitus
  • Usia lanjut
  • Obesitas (IMT > 25 mg/m2)
  • Kebiasaan kurang bergerak/aktivitas fisik
  • Riwayat keluarga menderita PJK pada usia muda ( < 55 tahun untuk pria dan < 65 tahun untuk wanita) 

Keterangan yang kami berikan diatas hanyalah berupa dugaan, kami harap anda tetap melakukan pemeriksaan kepada dokter terdekat untuk memastikan kondisi kesehatan anda saat ini.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar