Sukses

Infertilitas

20 Mar 2015, 16:05 WIB
Pria, 30 tahun.

Selamat siang dok, Mau tanya : beberapa minggu yang lalu saya dan istri periksa ke dokter kandungan, untuk periksa dan mencari tahu kenapa saya dan istri tak kunjung juga di kasih momongan padahal kami sudah sering berhubungan intim. waktu di periksa kandungan istri saya normal dan saya juga menjalani tes sperma, ternyata hasil dari tes sperma saya menunjukkan jumlahnya sangat kurang seharusnya untuk ukuran lelaki normal rata-rata adalah 20% volume sperma sedangkan saya hanya 16% volume sperma jumlah sel sperma yang hidup untuk ukuran lelaki normal adalah 50% sedangkan saya hanya 25% jumlah sel sperma yang hidup pertanyaan saya adalah bagaimana untuk menambah volume cairan sperma saya dan yang jumlah sel sperma saya yang hidup juga bisa mencapai 50& atau kalau bisa lebih dari 50% apa yang harus saya lakukan? adakah vitamin atau obat yang bisa untuk menambah volume dan sel sperma saya menjadi semakin banyak? Mohon bantuannya Terimakasih, Best Regards

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Saya memahami kekhawatiran Anda. Apakah selama ini sudah mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk intervensi medis? Untuk mencoba mendapatkan keturunan, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Bagaimana dengan hubungan seksual Anda dan suami? Apakah Anda dan suami telah melakukan hubungan seksual minimal 2-3 kali/minggu? Lebih baik untuk melakukan hubungan seksual sesering mungkin pada saat merencanakan ingin memiliki keturunan.

 

Hubungan seksual juga perlu dilakukan terutama pada saat masa subur. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur Anda, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid Anda dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda dan istri melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Bagaimana dengan siklus haid istri Anda?

 

Disamping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan:

Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)

Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas

Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.

 Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas)

 

Selain itu kehamilan juga tidak hanya bergantung dari kesuburan istri namun juga suami. Bagaimana dengan Anda, apakah sudah pernah melakukan pemeriksaan? Apakah Anda sudah pernah melakukan pemeriksaan? Jika memang seluruh pemeriksaan fertilitas (kesuburan) Anda dan istri tidak bermasalah maka Anda dan istri perlu tetap berusaha. Manusia dapat terus berusaha, sambil terus memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa untuk pertolongan-Nya. Atau, Anda dan istri juga dapat mempertimbangkan teknologi berbentu seperti bayi tabung atau inseminasi buatan. 

 

Saat ini langkah pertama yang harus diambil adalah dengan mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk pemeriksaan lebih lanjut dan menyeluruh, baru kemudian dapat ditentukan langkah yang paling tepat sebagai solusi.

 

Saya sertakan artikel:

6 Tips untuk Mempercepat Kehamilan

Semoga penjelasan kami dapat diterima dengan baik.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam sehat selalu,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar