Sukses

Benjolan di Vagina

04 Feb 2015, 17:02 WIB
Wanita, 24 tahun.

hai dok saya mempunyai benjolaan di vagina di bagian dalam sebelah kanan.lebih mirip kista bartholin. tp benjolan sayaa tidak terasa sakit ataupun nyeri dok. kira2 itu apa ya? bagaimana agar benjolannya hilang?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kegelisahan dan kebingungan yang Anda rasakan. Namun sebijaknya Anda memeriksakan diri ke dokter terlebih dahulu untuk menentukan diagnosis keluhan Anda karena memang dibutuhkan anamnesis terarah, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (bila diperlukan) untuk mendiagnosis suatu penyakit.

Apakah Anda sudah memeriksakan diri ke dokter? Apakah dokter yang memberi diagnosis kista bartholin?

Ada beberapa penyakit yang dapat menyebabkan benjolan pada daerah bibir vagina. Dalam dunia medis, semua benjolan disebut tumor. Secara garis besar benjolan (tumor) dibedakan menjadi tumor jinak atau ganas. Berikut ini beberapa penyakit yang dapat menyebabkan benjolan pada vagina:

  1. Kista Bartholin/abses kelenjar Bartholin. Kista ini berasal dari kelenjar bartholin yang tersumbat. Setiap wanita memiliki sepasang kelenjar bartholin pada bibir vagina. Kelenjar yang tersumbat menyebabkan munculnya benjolan (kista) dan dapat pula terinfeksi sehingga meradang. Bila sudah radang, maka benjolan akan menjadi nyeri, kemerahan, dan hangat.

  2. Fibroma: tumor jinak yang berasal dari jaringan ikat pada bibir vagina

  3. Lipoma: tumor jinak yang berasal dari jaringan lemak.

  4. Sarkoma: tumor ganas yang berasal dari jaringan ikat.

  5. Adenocarcinoma Bartholin: tumor ganas dari kelenjar Bartholin.

 

Kista bartholin umum terjadi pada wanita usia 20-29 tahun terutama mereka yang belum pernah hamil atau baru hamil sekali. Kista tersebut tidak berbahaya namun dapat menyebabkan nyeri dan membuat jalan menjadi lebih sulit karena dapat terus membesar hingga ukurannya menjadi sebesar telur.

Kelenjar bartholin adalah 2 kelenjar yang berlokasi di kanan dan kiri pada bibir vagina yang berfungsi untuk memproduksi lendir untuk membasahi/melumasi vagina.

Jika kelenjar bartholin tersumbat maka akan menyebabkan pembentukan kista yang berisi cairan. Kista ini dapat disebabkan oleh infeksi, peradangan, atau sumbatan lokal karena lendir vagina. Apabila disebabkan karena infeksi, kista tersebut berubah menjadi abses.

Penanganannya bergantung dari ukuran kista, ada tidaknya infeksi, nyeri atau tidaknya. Kista kecil dapat direndam di air hangat beberapa kali dalam sehari selama 3-4 hari untuk mengurangi nyeri dan agar kista dapat pecah dengan sendirinya. Atau dokter dapat memasang selang kecil / kateter untuk mengeluarkan cairan dari kista dan pengobatan yang lain yaitu dengan melakukan marsupialisasi yaitu prosedur pengeringan sehingga benjolan menjadi kering dan kemudian dinding benjolan pada kulit akan dijahit dan membuat saluran baru.

Kami sarankan sebaiknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan agar dokter dapat melakukan pemeriksaan sehingga dapat diketahui penyebab pasti keluhan benjolan di vagina Anda, dnegan itu dokter dapat memberikan penanganan yang sesuai dan optimal. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (AAS)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar