Sukses

Penyebab Bau Mulut

12 Feb 2015, 17:26 WIB
Pria, 22 tahun.

Ada yg menyatakan bahwa bau mulut bisa terjadi bukan karena daerah mulut yg kurang bersih. Tetapi karena ada kelainan di alat pencernaan. Apakah itu benar dok? Lalu bagaimana cara mengatasi masalah tersebut?

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi.

Bau mulut memang merupakan salah satu masalah kesehatan rongga mulut dan gigi yang cukup mengganggu. Berikut cara mengatasi bau mulut (halitosis).

  1. Sikat gigi dua kali sehari, pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.
  2. Lakukan flossing sekali dalam sehari untuk mengangkat plak dan sisa makanan yang tersangkut di antara celah gigi-geligi.
  3. Pembersihan permukaan lidah secara teratur. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan sikat gigi yang lembut.
  4. Pemakaian obat kumur anti bakteri untuk mengurangi pertumbuhan bakteri dalam mulut sesuai anjuran dokter gigi.
  5. Scaling (pembersihan karang gigi).
  6. Perbaikan dan penambalan gigi-gigi yang berlubang.
  7. Berhenti merokok.
  8. Pada kasus-kasus xerostomia/ mulut kering , dokter gigi mungkin akan memberikan saliva buatan. Perbanyak minum air putih dan konsumsi sayuran serta buah-buahan.
  9. Lakukan kunjungan secara teratur ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk kontrol rutin dan pembersihan.
  10. Lakukan konsultasi dengan dokter bila halitosis berkaitan dengan penyakit sistemik.

Jika sudah rajin menjaga kebersihan gigi. Kemungkinan bau mulut yang diderita diakibatkan oleh penyakit sistemik, karena bau mulut atau halitosis ini tidak selalu disebabkan oleh keadaan dalam rongga mulut. Diagnosa belum dapat dipastikan jika belum dilakukan pemeriksaan fisik, maka untuk menentukan penyebabnya secara pasti maka sebaiknya diperiksakan  ke dokter gigi secara langsung. Gangguan pada pencernaan seperti penyakit maag, bisa juga menimbulkan bau mulut. 

Berikut makanan yang dapat memicu bau mulut.

  1. Bawang putih dan bawang merah. Bawang mengandung senyawa belerang yang cukup tinggi dan akan menimbulkan bau tajam bahkan setelah menyikat gigi.
  2. Telur. Makanan ini cukup sering dipilih sebagai menu santap sahur karena cukup praktis dan mudah dibuat. Namun terlalu banyak mengkonsumsi telur juga dapat merugikan karena selain memicu bau mulut, kuning telur tinggi kandungan kolesterol.
  3.  Daging merah. Serat daging yang terjebak di sela gigi dapat membusuk dan melepaskan gas senyawa sulfur penyebab bau mulut.
  4. Susu dan produk olahannya. Susu mengandung asam amino yang kemudian akan dibentuk menjadi senyawa sulfur oleh bakteri yang terdapat di dalam mulut.

 

Berikut artikel yang dapat Anda baca.

Demikian informasi yang dapat Saya sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar