Sukses

Nyeri Vagina Saat Berhubungan

05 Feb 2015, 14:15 WIB
Wanita, 23 tahun.

Dok saya mau tanya. Setia saya abis berhubungan seks ama suami saya. Miss v saya terasa perih dan lecet dok. Itu penyebabnya apa...? Dan solusinya apa dok....?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Nyeri saat berhubungan intim di dunia medis dikenal dengan istilah dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal,  pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Dispareunia dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah :

  • Berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi kering

  • Kurang 'foreplay' atau 'pemasanan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang

  • Vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut

  • Endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim

  • Infeksi pada vagina

  • Luka pada vagina

  • Infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri

  • Peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul

Beberapa saran yang dapat Kami berikan untuk mencegah berulangnya kejadian tersebut antara lain:

  • Berikan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum melakukan penetrasi. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina. Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka.

  • Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi.

  • Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina. Pilihlah pelumas yang lebih bersih dan steril untuk mencegah infeksi pada vagina istri anda. 

Apabila keluhan berlanjut setelah melakukan foreplay cukup ataupun setelah menambahkan lubrikasi tambahan, kami sarankan agar Anda berkonsultasi ke dokter kebidanan dan kandungan untuk evaluasi lebih lanjut. 

Demikian informasi yang dapat Kami berikan. Semoga membantu.

Salam sehat. 

    0 Komentar

    Belum ada komentar