Sukses

Nyeri Perut Bawah & Flek Kecoklatan Saat Hamil
04 Feb 2015, 17:13 WIB
Wanita, 25 tahun.

Nyeri Di Perut saat Hamil Muda. Assalamualaikum, Siang Dok. Saya Mau tau kenapa saya sering Nyeri Diperut Bawah dan itu terjadi setiap sore, 1x seminggu, namun dalam minggu ini sudah 3x nyerinya dan itu ngeluarkan Flek Kuning Kecoklatan sedikit saja. apakah itu berbahaya dok. diusia kehamilan 6weeks ? Terimaksih dok

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. Keluhan Anda saat ini adalah nyeri perut bagian bawah dan adanya flek berwarna kuning kecoklatan. Flek-flek berwarna coklat disertai nyeri perut bisa merupakan gambaran yang menunjukkan adanya perdarahan ringan pada sistem reproduksi Anda. Penting untuk diketahui bahwa semua bentuk perdarahan yang keluar dari kemaluan wanita (vagina) yang sedang dalam kondisi hamil perlu mendapatkan perhatian lebih. Flek-flek tersebut bisa jadi merupakan suatu pertanda adanya masalah serius dan berbahaya bagi kehamilan Anda. Namun, memang pada 20-30% wanita hamil terkadang dapat mengalami flek-flek perdarahan yang biasa terjadi di awal kehamilannya (3 bulan pertama kehamilan). Beberapa hal yang dapat menyebabkan timbulnya flek-flek selama kehamilan diantaranya adalah:

  • Melakukan hubungan seksual selama kehamilan. Biasanya flek-flek darah akan timbul setelah melakukan hubungan seksual saat hamil karena saat hamil serviks (leher rahim) wanita dialiri oleh lebih banyak darah dibandingkan oleh wanita yang tidak hamil, karena itu serviks wanita yang sedang hamil lebih mudah berdarah

  • Keguguran 

  • Kehamilan di luar kandungan (kehamilan ektopik)

  • Blighted Ovum (BO). Merupakan suatu kelainan dimana janin di dalam rahim gagal untuk berkembang

  • Infeksi saluran reproduksi oleh jamur, parasit, ataupun bakteri

  • Plasenta previa atau Solusio plasenta (pelesapan plasenta dari dinding rahim). Merupakan penyebab perdarahan yang biasanya terjadi pada trimester kedua atau ketiga kehamilan.

Kami menyarankan sebaiknya Anda segera memastikannya dengan dokter yang menangani Anda atau berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan guna penanganan yang lebih optimal. Untuk sementara perbanyak istirahat dan mengurangi kegiatan dengan aktifitas berat.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat. 

Salam sehat,

0 Komentar

Belum ada komentar