Sukses

Solusi Infeksi Jamur Vagina

02 Feb 2015, 21:14 WIB
Wanita, 17 tahun.

Assalamualaikum dok. 2 hari lalu saya merasakan perih dan sakit di organ intim. Esoknya, terasa sangat gatal dan agak panas. Saya baca di google, itu gejala infeksi jamur. Kemarin sempat saya obati dengan albothyl. Gatalnya berkurang, tapi durasinya tidak lama. Samapai sekarang masih sangat gatal. Saya mau tanya bagaimana cara mengobatinya dok? Terimakasih.

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda raskan. Terlalu dini menyimpulkan bahwa diri Anda menderita infeksi jamur. Infeksi jamur umumnya menyebabkan gejala berupa keputihan. Namun keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara fisiologis normal dan secara patologis. Yang dimaksud dengan keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Apabila memang cairan tersebut tidak gatal, tidak panas, dan tidak berbau amis maka tidak ada masalah. Cairan tersebut masih berada di dalam batas normal dan belum terinfeksi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu, dengan penyebab tersering adalah oleh infeksi parasit, jamur, atau bakteri.

Gambaran klinis sekret atau keputihan karena infeksi candida albicans biasanya berwarna putih seperti susu dan gatal. Sebaiknya periksakan kembali keluhan ini ke dokter yang sebelumnya menangani Ibu. Jika memang benar infeksi jamur kandidiasis, dapat diberikan kembali obat anti-jamur, namun untuk jangka waktu yang lebih lama. Hubunga oral tidak menjadi faktor risiko timbulnya keputihan.

Keputihan karena infeksi di vagina tidak berpengaruh terhadap kesuburan seseorang. Infertilitas primer (gangguan kesuburan primer memiliki definisi pasangan yang belum hamil setelah melakukan hubungan seksual secara teratur (2-3x/minggu) selama 1 tahun tanpa menggunakan kontrasepsi. Apakah ibu memenuhi definisi tersebut? Jika iya, perlu dicari penyebabnya dari pihak ibu dan bapak.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. 

Terima kasih.

 

(Tim Redaksi Klikdokter)

 

0 Komentar

Belum ada komentar