Sukses

Bintik Merah Telapak Tangan dan Kaki

03 Mar 2015, 09:56 WIB
Wanita, 20 tahun.

pernisi dok, saya punya keluhan.. saya mengalami bintik merah yg hanya ada pada telapak tangan dan kaki, gatal dan seperti kapalan .. alis mata juga agak rontok, dan rambut saya juga rontok.. dan di kepala saya ada benjolan seperti bisul kalo dipegang sakit banget.. adakah solusi menanganinya dok??

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter. 

Sayang sekali keluhan yang Anda berikan belum lengkap. Apakah Anda pernah mengalami luka di kelamin?Apakah luka tersebut tidak nyeri? Apakah sebelumnya Anda memiliki riwayat berhubungan seksual tanpa menggunakan pengaman? 

Apabila jawaban Anda adalah iya, kemungkinan yang Anda alami adalah sifilis. Namun masih dimungkinkan juga penyakit lain. Untuk menambah wawasan Anda mengenai sifilis Anda dapat membaca artikel berikut Syphilis - Sifilis (5 Juli 2010) 

Pemeriksaan lab yang rutin digunakan untuk sifilis adalah VDRL dan TPHA. Veneral Disease Research Laboratory (VDRL) adalah pemeriksaan skrining untuk mengetahui infeksi yang disebabkan oleh Treponema Pallidum, bakteri penyebab penyakit sifilis. Pada orang sehat, hasilnya negatif. Hasil VDRL 1:1 menunjukan positif. Berdasarkan penelitian VDRL positif , dapat disertai dengan hasil positif palsu atau benar-benar positif dengan titer rendah. Hasil positif palsu dapat dibagi menjadi 2 yatu :

  • Akut : dapat disebabkan infeksi virus , bakteri , imunisasi , parasit malaria

  • Kronik : dapat disebabkan oleh SLE , penyakit kardiovaskular , gangguan autoimun dan paling sering (70%) ditemukan pada wanita .

Untuk pemeriksaan VDRL, memang ada yang disebut dengan kondisi positif palsu. Mengapa? Karena pemeriksaan ini memang tidak spesifik untuk penyakit Syphillis saja (silahkan baca Pemeriksaan VDRL & TPHA).

Untuk itu memang perlunya konfirmasi dengan Treponema pallidum aglutination assay  (TPHA) . TPHA 1/160 menunjukan mengandung antibodi Treponema Pallidum. VDRL dan TPHA positif menunjukkan kemungkinan besar positif sifilis. Penyakit ini dapat ditularkan melalui kontak seksual dengan lesi terinfeksi, dari ibu ke anak dalam rahim, ataupun melalui transfusi darah. Pada umumnya tes TPHA bila telah reaktif, akan tetap reaktif di dalam waktu yang lama walaupun terjadi penurunan antibodi setelah pengobatan. Sifilis dapat saja belum sembuh benar, kambuh, atau terkena infeksi ulang.

Pengobatan sifilis adalah dengan memberikan antibiotik. Selain obat-obatan, perubahan gaya hidup yang juga diperlukan adalah menghindari aktivitas seksual dengan berganti-ganti pasangan dan tanpa menggunakan pengaman(kondom). Namun, sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin untuk mengetahui diagnosis pasti Anda sehingga dokter dapat memberikan pengobatan yang tepat.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar