Sukses

Yang Perlu Diketahui Tentang Usus Buntu

31 Jan 2015, 10:10 WIB
Pria, 19 tahun.

dok, saya ingin bertanya seputar usus buntu. kenapa bisa sakit usus buntu ?, dan apa penyebabnya ?, trimakasih dok.....

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Apendisitis merupakan penyakit peradangan pada usus buntu atau apendiks, masyarakat sering hanya menyebut usus buntu jika mengalami gejala nyeri di perut kanan bawah. Perlu diketahui bahwa usus buntu (umbai cacing) adalah sebuah organ yang bentuknya menyerupai cacing, dan merupakan perpanjangan dari sekum (bagian dari usus besar). Panjang dari usus buntu biasanya sekitar 8-10 cm namun dapat bervariasi dari 2 hingga 20 cm.

Selama ini terdapat anggapan sering makan biji jambu atau biji cabai atau lari setelah makan bisa menyebabkan radang usus buntu, namun mitos ini tidak terbukti benar. Peradangan yang terjadi diakibatkan adanya sumbatan pada usus yang buntu, bisa oleh karena apa saja misalnya feses yang keras (disebut fekolit), atau sumbatan lainnya.

Apendisitis (radang usus buntu) merupakan sebuah prosses peradangan yang terjadi pada lapisan dalam dari apendiks (usus buntu), yang menyebar hingga ke area disekitarnya. Peradangan pada daerah ini menyebabkan rasa nyeri yang luar biasa dan dapat menyebabkan kematian jika terlambat mencari pertolongan.

Peradangan yang terjadi dapat pulih sendiri bila daya tahan tubuh penderita dalam kondisi baik. Hasil pemulihan peradangan di umbai cacing tersebut akan menimbulkan perlengketan ke jaringan di sekitarnya dan apabila daya tahan tubuh Anda sedang turun maka peradangan dapat terjadi lagi dan akan timbul gejala akibat dari peradangan dan perlengketan tersebut,

Gejala yang harus diwaspadai sebagai gejala dari usus buntu di antaranya adalah:

  • Timbul demam
  • Adanya nyeri perut yang diawali di daerah pusat kemudian akan berpindah ke daerah perut kanan bawah
  • Timbul rasa mual, muntah, dan dapat terjadi peningkatan jumlah sel darah putih dari hasil pemeriksaan darah.

Akibat peradangan pada umbai cacing tersebut akan terjadi penumpukan nanah di dalamnya, dan apabila nanah tersebut tidak segera dikeluarkan dan peradangan terus terjadi, lama kelamaan dapat timbul lubang pada umbai cacing tersebut dan nanah yang terkumpul di dalamnya dapat menyebar ke seluruh rongga perut sehingga dapat menyebabkan infeksi di seluruh rongga perut yang disebut peritonitis.

Untuk menegakkan diagnosis usus buntu diperlukan wawancara medis pemeriksaan fisik langsung oleh seorang dokter, dan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksan darah atau USG. Penyebab usus buntu biasanya adalah peradangan di usus, adanya penyumbatan feses,  infeksi hingga beratnya adalah kanker. Jadi tidak ada hubungannya dengan tidur.

Bila Anda mengalami usus buntu akut, memang perlu dilakukan operasi oleh karena bila usus buntu itu pecah dapat menyebabkan infeksi yang menyebar sehingga menyebabkan kondisi yang buruk. Sebaiknya memang dipastikan dulu bagaimana kondisi usus buntu Anda. Bila memang keadaannya diharuskan untuk operasi sebaiknya dilakukan tindakan operasi. 

 

Berikut kami sertakan artikel yang dapat Anda baca : 

Usus Buntu - Apendisitis

Rahasia Kecil Si Usus Buntu

Seluk Beluk Sakit Usus Buntu

Fakta Mitos Usus Buntu

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. (AAS)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar