Sukses

Nyeri Paska Herpes

25 Mar 2015, 09:15 WIB
Wanita, 33 tahun.

Sebulan yang lalu tiba-tiba saya mengalami nyeri-nyeri dan luka-luka di kelamin yang membuat saya tidak bisa berjalan. Menurut diagnosa dokter kulit yang merawat saya, saya menderita herpes genital yang kemudian diberi perawatan antivirus. Dokter menyarankan saya untuk melakukan pemeriksaan darah setelah semua lesi saya hilang, untuk memastikan keberadaan virus tersebut. Hasil tes darah saya ternyata negatif. Dan meskipun semua lesi saya sudah hilang, saya merasa kulit di seputar kelamin, paha dalam sampai pantat dan anus terasa sangat sensitif dan kemerahan. Kalau terkena pakaian dalam langsung perih seperti lecet. Kemudian jika buang air besar, rasanya sakit seperti robek. Sebelum terjadi gejala ini, saya juga merasakan sakit setiap kali berhubungan intim, rasanya tidak nyaman. Oh ya, saya juga sudah memeriksakan cairan keputihan vagina, dan hasilnya tidak terdapat jamur atau bakteri yang berbahaya. Saya juga tidak memiliki resiko berganti-ganti pasangan. Disebut apakah kondisi saya ini dan apakah bisa diobati? Saya sudah membaca banyak artikel tentang ":skin disorder" yang berkaitan dengan vulva dan genital pada umumnya. Termasuk yang mana kondisi yang saya alami?Terima kasih.

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Sulit menentukan diagnosis dari keluhan yang Anda rasakan tanpa pemeriksaan langsung. Kami menduga Anda mengalami neuralgia post herpetik. Neuralgia postherpetik merupakan suatu kondisi yang menyakitkan yang mempengaruhi saraf dan kulit. Rasa sakit terbakar yang terkait dengan neuralgia postherpetik dapat cukup parah untuk dapat sangat mengganggu tidur dan nafsu makan.

Neuralgia postherpetik merupakan komplikasi dari herpes zoster, yang disebabkan oleh virus cacar air. Sebagian besar kasus herpes zoster dapat sembuh dalam waktu beberapa minggu.

Risiko neuralgia postherpetik meningkat dengan bertambahnya usia, terutama mempengaruhi orang di atas usia 60 tahun. Pengobatan yang efektif untuk neuralgia postherpetik pun sulit, dan rasa sakit dapat bertahan selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.

Tidak ada pengobatan tunggal yang mengurangi neuralgia postherpetik pada semua orang. Dalam banyak kasus, mungkin diperlukan kombinasi pengobatan untuk mengurangi rasa sakit.

1. Lidocaine skin patches
Lidocaine skin patches adalah perban kecil seperti patch yang berisi, obat penghilang rasa sakit lidokain topikal. Patch ini dapat dipotong agar sesuai dengan luas daerah yang terkena.

2. Antidepresan trisiklik
Antidepresan seperti nortriptyline dan amitriptilin mempengaruhi kimia otak, yang merupakan kunci yang memainkan peran dalam depresi dan bagaimana tubuh menafsirkan rasa sakit. Dokter biasanya meresepkan antidepresan untuk neuralgia postherpetik dalam dosis lebih kecil daripada yang diresepkan untuk depresi.

3. Antikonvulsan tertentu
Obat anti kejang juga dapat mengurangi rasa sakit yang terkait dengan neuralgia postherpetik. Obat-obat tersebut dapat menstabilkan aktivitas listrik yang abnormal dalam sistem saraf yang disebabkan oleh saraf yang terluka.

4. Opioid penghilang rasa sakit
Beberapa orang mungkin membutuhkan resep obat penghilang rasa nyeri dengan kekuatan ekstra yang mengandung tramadol (Ultram, Ryzolt), oxycodone (Percocet), atau morfin.

Obat-obatan di atas kebanyakan tidak dapat dibeli bebas dan harus dengan pengawasan dokter. Kami menyarankan Anda untuk melakukan konsultasi dengan dokter spesialis saraf untuk mengetahui penanganan lebih lanjut atas kondisi Anda saat ini.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar