Sukses

Sperma Keluar Setelah Berhubungan dan Tips Kehamilan

15 Feb 2015, 22:51 WIB
Wanita, 28 tahun.

Gini dokter aku skrg lagi program hamil. Aku berhubungan biasanya mlm sblm tdr, tapi pas pagi harinya klo aku buang air kecil spermanya kluar lagi. Gimana tuh dokter, aku harus gimana supaya spermanya ga kluar lagi ? Aku pengen banget punya anak.

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Ibu/Saudari yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter.

Cairan ejakulasi yang keluar sedikit atau ketika Anda berkemih setelah melakukan hubungan sangat wajar terjadi dan hal tersebut tidak mempengaruhi potensi terjadinya kehamilan selama sperma yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan jumlah yang cukup. Kualitas dan kuantitas sperma yang dihasilkan oleh seorang pria dapat diketahui melalui pemeriksaan analisa sperma. 

Untuk mendapatkan keturunan, anda sebaiknya melakukan hubungan seksual pada waktu yang tepat. Untuk meningkatkan kemungkinan terjadinya pembuahan, sebaiknya hubungan intim dilakukan saat terjadinya ovulasi (masa subur). Ovulasi adalah suatu peristiwa dimana sel telur keluar dari ovarium dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Pada wanita dengan siklus menstruasi yang teratur (28 hari), waktu terjadinya ovulasi dapat diperkirakan sekitar 2 minggu sebelum terjadinya menstruasi berikutnya. Setelah dikeluarkan, sel telur dapat bertahan hidup selama 24 jam, sementara sperma yang telah dikeluarkan dapat bertahan hidup 48-72 jam, karena itu dianjurkan anda melakukan hubungan seksual 2 hari sebelum hingga 2 hari sesudah waktu perkiraan ovulasi. 

Karena itu untuk memperbesar kemungkinan terjadi pembuahan, kami sarankan untuk berhubungan intim teratur, 3-4x/minggu, terutama pada saat terjadinya ovulasi. Pada sebagian besar pasangan, kehamilan dapat terjadi dalam 1 tahun pertama setelah menikah. Jika setelah 1 tahun tetap tidak terjadi pembuahan, Anda dan suami dapat melakukan pemeriksaan kesuburan (serta analisa sperma bagi suami Anda) di RS atau fasilitas kesehatan yang memiliki dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas
  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
  • Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3-4 kali/minggu 

Berikut adalah beberapa artikel kami yang dapat Anda akses terkait persiapan kehamilan dan nutrisi pada saat kehamilan:

Semoga penjelasan ini dapat bermanfaat bagi Anda, dan semoga Anda dan suami dapat segera diberikan momongan. 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar