Sukses

Nyeri Dada Kiri

29 Jan 2015, 15:50 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dok saya merasakan nyeri pada dada sebelah kiri, rasanya menusuk saat bernafas dan ketika saya menahan nafas detak jantung sampai ditelinga dan rasanya lebih sakit lagi, sesak nafas tidak beraturan waktunya. Lalu saya priksa kedokter, katanya asam lambung saya kambuh tapi saya tidak merasakan sakit pada perut. Sebenarnya ini sakit apa ya dok? Dan bagaimana cara mengobatinya??

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. Keluhan nyeri dada kiri dapat disebabkan berbagai hal, antara lain: 

  • Nyeri karena masalah otot dan tulang: biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri akan membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain

  • Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak

  • Nyeri karena saluran pencernaan: biasanya karena maag/GERD. Gejala lain dapat berupa rasa asam atau pahit di mulut, rasa panas atau nyeri di ulu hati. Nyeri ini berkurang dengan pemberian obat lambung atau maag

  • Nyeri dada karena masalah psikologis atau stress

  • Nyeri dada akibat gangguan jantung yang akan dijelaskan lebih lanjut.

Nyeri Dada Akibat Penyumbatan Pembuluh Darah Jantung

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. 

Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan obat jantung yang diletakkan dibawah lidah (nitrogliserin sublingual). 

Selain gejala, tentunya dibutuhkan pemeriksaan tambahan, seperti pemeriksaan rekam jantung (EKG) untuk memastikan apakah keluhan yang Anda alami disebabkan karena penyakit jantung. Gejala penyakit jantung dapat dicurigai apabila Anda memiliki beberapa faktor risiko terkait, seperti :

  • Merokok, berapapun jumlahnya

  • Kadar kolesterol total dan kolesterol LDL yang tinggi

  • Hipertensi

  • Kadar kolesterol HDL yang rendah

  • Diabetes Mellitus

  • Usia lanjut

  • Obesitas (IMT > 25 mg/m2)

  • Kebiasan kurang bergerak/aktivitas fisik

  • Riwayat keluarga menderita PJK pada usia muda ( < 55 tahun untuk pria dan < 65 tahun untuk wanita).

Penyakit jantung koroner disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah koroner yang disebabkan oleh penumpukan plak-plak lemak sehingga menyebabkan aliran darah dan nutrisi ke jantung berkurang. Pencegahan penyakit jantung koroner antara lain adalah perubahan gaya hidup yang meliputi:

  • Olahraga teratur, tidak perlu olahraga intensitas tinggi, oleharaga intensitas sedang 20 menit per hari seperti berjalan dan bersepeda

  • Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, kontrol tekanan darah Anda dengan obat yang diberikan dokter, selain itu hindari konsumsi garam berlebih. Konsumsi garam dibatasi 2 sendok teh per hari untuk orang dengan tekanan darah tinggi dan penyakit jantung

  • Kontrol gula darah

  • Perbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan

  • Hindari konsumsi lemak berlebih seperti goreng-gorengan dan makanan bersantan

  • Hindari stress

  • Hindari rokok dan asap rokok.

Oleh karena itu, untuk memastikan penyebab nyeri Anda, kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang seperti rekam jantung (EKG).

Berikut beberapa artikel yang berkaitan dengan keluhan Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (NO)

Salam, 

Tim Redaksi KlikDokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar