Sukses

Penyebab Kejang

30 Jan 2015, 10:34 WIB
Wanita, 28 tahun.

Dok saya punya ayah mertua berusia 55 tahun dan seorang perokok aktif. di 2 tahun terakhir ini sudah mengalami kejang hingga 4x pada saat tertidur pulas. Pada saat beliau kejang, beliau tidak pernah sadarkan diri atas apa yang beliau lakukan padahal pada saat beliau kejang itu seluruh badannya seperti orang yang sedang kesurupan. Beliau sudah melakukan EEG namun hasil EEG menyatakan tidak terjadi apa-apa pada sarafnya. Sementara hal itu seringkali terjadi dan beliau seringkali mengeluhkan kembung di perut. Jadi kami sebagai keluarga bingung beliau harus diperiksakan kemana? dan sebenarnya itu penyakit apa?? Terimakasih sebelumnya dok

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Sebelum kita memahami definisi mengenai kejang, perlu kita ketahui tentang seizure dan konvulsi. Yang dimaksud dengan seizure adalah cetusan aktivitas listrik abnormal yang terjadi secara mendadak dan bersifat sementara di antara saraf-saraf di otak yang tidak dapat dikendalikan. Akibatnya, kerja otak menjadi terganggu. Manifestasi dari seizure bisa bermacam-macam, dapat berupa penurunan kesadaran, gerakan tonik (menjadi kaku) atau klonik (kelojotan), konvulsi dan fenomena psikologis lainnya. Kumpulan gejala berulang dari seizure yang terjadi dengan sendirinya tanpa dicetuskan oleh hal apapun disebut sebagai epilepsi (ayan). Sedangkan konvulsi adalah gerakan mendadak dan serentak otot-otot yang tidak bisa dikendalikan, biasanya bersifat menyeluruh. Hal inilah yang lebih sering dikenal orang sebagai kejang. Jadi kejang hanyalah salah satu manifestasi dari seizure.

Kejang dapat terjadi tanpa sebab atau timbul karena suatu gejala dari penyakit yang diderita. 

Beberapa penyebab kejang pada dewasa adalah :

  • Epilepsi,
  • Malformasi otak congenital
  • Faktor genetik
  • Penyakit infeksi seperti ensefalitis dan meningitis
  • Gangguan metabilisme (Hipoglikemia,Hiponatremia)
  • Trauma kepala
  • Tumor Otak
  • Toksin/keracunan
  • Gangguan sirkulasi/peredaran darah
  • Penyakit degeneratif susunan saraf.
  • Reaksi keracunan obat

Pencegahan kejang tergantung dari masing-masing penyebab nya. 

 

Yang dapat dilakukan pertama kali saat menemui pasien kejang:

  • Jangan panik, berpikirlah dengan kepala jernih.
  • Lindungi kepala penderita dari trauma
  • Jauhkan benda-benda tajam
  • Longgarkan pakaian penderita pada daerah leher
  • Letakkan penderita pada posisi tidur menyamping sehingga jika terdapat cairan atau benda asing pada mulut penderita dapat keluar dan tidak menyumbat saluran napas
  • Bersihkan mulut dari benda asing atau muntahan (jika ada)
  • Jangan memegangi penderita yang sedang kejang
  • Jangan letakkan sendok atau apapun di mulut untuk mencegah lidah tergigit
  • Jangan berikan makanan atau minuman
  • Jangan berikan obat apapun
  • Jangan siram muka penderita dengan air
  • Perhatikan durasi kejang, dan gejala gejala yang timbul untuk dilaporkan kepada petugas kesehatan

Salah satu penyebab kejang adalah lesi desak ruang (SOL) yang biasanya merupakan pertanda adanya tumor otak, abses otak dan perdarahan/hematom otak. Selain EEG apakah ayah Anda pernah melakukan pemeriksaan lain seperti CT scan dan/atau MRI kepala? Dari kedua pemeriksaan tersebut dapat dilihat apakah terdapat massa pada otak atau tidak. Kami sarankan Anda untuk berkonsultasi kembali ke dokter spesialis saraf (neurolog) yang menanganinya. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, Semoga bermanfaat. (AAS)
Salam,

 

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar