Sukses

Apa Psikopat Bisa Di Sembuhkan ?

05 Jun 2015, 18:24 WIB
Pria, 16 tahun.

apa psikopat bisa di sembuhkan tanpa obat?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Psikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit. Psikopat tak sama dengan gila (skizofrenia/psikosis) karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Gejalanya sendiri sering disebut dengan psikopati, pengidapnya seringkali disebut "orang gila tanpa gangguan mental".

Seorang psikopat selalu membuat kamuflase yang rumit, memutar balik fakta, menebar fitnah, dan kebohongan untuk mendapatkan kepuasan dan keuntungan dirinya sendiri.

Gejala Umum Psikopatis

Sadistic

Perilaku ini merupakan perkembangan dari karakter sifat manusia yang kejam. Sebagai contohnya, ditandai perilaku yang suka menyiksa, manipulatif, senang melihat makhluk hidup selain dirinya menderita, menyukai sifat intimidatif ke makhluk lain, dan lain sebagainya.

Contoh perkembangan dari karakter ini yang paling ekstrim ialah menghilangkan nyawa manusia. Karena pada dasarnya sifat ini disaat kambuh atau terekspresi tanpa didasari sifat penyesalan maupun diperlukannya hipotesa yang kuat untuk memperkuat argumentasi alasan dirinya untuk berbuat sadis hingga membunuh.

Perilaku sadis secara alamiah dimiliki manusia namun prosentase yang hadir disetiap karakter berbeda-beda. Khusus dalam seorang psikopatis prosentase sifat sadistis hadir dalam angka yang tinggi.

Tak ayal, perilaku dasar ini seringkali bersifat berlawanan dengan norma-norma sosial maupun norma hukum.

Pyromaniac

Perilaku pyromania adalah sifat impulsif pada seseorang atau karakter yang menyenangi segala sesuatu dalam kondisi terbakar. Sifat ini dipicu dari perilaku yang menyenangi memulai sebuah nyala api.

Perilaku ini pun dilatar belakangi dengan perihalnya timbulnya euphoria disaat timbulnya nyala api.

Terpicu dari sulitnya control impulse dari dalam diri karakter tersebut, pyromaniac merupakan indikasi lanjutan dari impulse control disorder.

Dari banyak penderita gejala ini, mengakui mendapatkan ketenangan dari aktifitas membakar sesuatu, atau menyalakan api.

Namun demikian, gejala kelainan ini merupakan gejala yang sangat langka. Setidaknya kurang dari 1% dari total semua pengaduan gejala kelainan jiwa di dunia merupakan keluhan pyromania.

Inkontinensia Urine

Maksud dari gejala ini adalah kurangnya kemampuan untuk mengontrol suatu hasrat dorongan. Asumsi umum para ahli menyimpulkan gejala ini hadir ditandai dengan adanya inkontinensia urine (tidak mampu mengontrol impuls buang air kecil hingga mengompol) berlebihan pada di masa pertumbuhan psikopatis.

Lemahnya pengendalian ini mampu memicu lemahnya kontrol impulsif lainnya. Walau belum ada penelitian lebih lanjut mengenai kepastian korelasi medis dengan gejala psikopatis, namun hal tersebut menyimpulkan lemahnya kemampuan kontrol impulsif ini adalah signifikasi awal dari gejala less impulsive control  lainnya.

Gejala Khusus Lainnya

Selain itu gejala lainnya secara khusus diantaranya:

  1. Sering berbohong, fasih dan dangkal. Psikopat seringkali pandai melucu dan pintar bicara, secara khas berusaha tampil dengan pengetahuan di bidang sosiologi, psikiatri, kedokteran, psikologi, filsafat, puisi, sastra, dan lain-lain. Seringkali pandai mengarang cerita yang membuatnya positif, dan bila ketahuan berbohong mereka tak peduli dan akan menutupinya dengan mengarang kebohongan lainnya dan mengolahnya seakan-akan itu fakta.
  2. Egosentris dan menganggap dirinya hebat.
  3. Tidak punya rasa sesal dan rasa bersalah. Meski kadang psikopat mengakui perbuatannya namun ia sangat meremehkan atau menyangkal akibat tindakannya dan tidak memiliki alasan untuk peduli.
  4. Senang melakukan pelanggaran dan bermasalah perilaku di masa kecil.
  5. Sikap antisosial di usia dewasa.
  6. Kurang empati. Bagi psikopat memotong kepala ayam dan memotong kepala orang, tidak ada bedanya.
  7. Psikopat juga teguh dalam bertindak agresif, menantang nyali dan perkelahian, jam tidur larut dan sering keluar rumah.
  8. Impulsif dan sulit mengendalikan diri. Untuk psikopat tidak ada waktu untuk menimbang baik-buruknya tindakan yang akan mereka lakukan dan mereka tidak peduli pada apa yang telah diperbuatnya atau memikirkan tentang masa depan. Pengidap juga mudah terpicu amarahnya akan hal-hal kecil, mudah bereaksi terhadap kekecewaan, kegagalan, kritik, dan mudah menyerang orang hanya karena hal sepele.
  9. Tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan hal-hal demi kesenangan belaka.
  10. Manipulatif dan curang. Psikopat juga sering menunjukkan emosi dramatis walaupun sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh. Mereka juga tidak memiliki respon fisiologis yang secara normal diasosiasikan dengan rasa takut seperti tangan berkeringat, jantung berdebar, mulut kering, tegang, gemetar -- bagi psikopat hal ini tidak berlaku. Karena itu psikopat seringkali disebut dengan istilah "dingin".
  11. Hidup sebagai parasit karena memanfaatkan orang lain untuk kesenangan dan kepuasan dirinya.

Untuk mengatasinya tentunya diperlukan terapi tidak hanya dengan obat-obatan namun juga psikoterapi. Oleh karena itu jika anda mengetahui atau mengalami gejala seperti diatas, sebaiknya berkonsultasilah dengan psikiater untuk mendapatkan penanganan yang optimal.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar