Sukses

Kanker Prostat Dan Sering BAK

26 Jan 2015, 17:01 WIB
Pria, 25 tahun.

Dok mau tanya, apa ciri2 penyakit kanker prostat.? Keseringan buang air kecil apa penyebabnya.?

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kanker prostat merupakan tumor ganas yang tumbuh di dalam kelenjar prostat. Sel-sel kelenjar prostat tersebut berkembang secara abnormal tidak terkendali sehingga merusak jaringan di sekitarnya. Kanker prostat jarang terjadi pada pria di bawah 40 tahun. Penderitanya paling banyak berusia di atas 50 tahun. Namun, pria muda tetap perlu mewaspadainya.

Adapun beberapa kemungkinan faktor risiko munculnya kanker prostat, antara lain:

  • Genetik

Risiko jadi semakin tinggi jika terbukti ada kerabat yang terdiagnosis kanker prostat. Jika ayah atau saudara laki-laki menderita kanker prostat, berarti risiko yang Anda miliki cukup tinggi.

  • Pola konsumsi makanan

Berbagai riset mengungkapkan, pola makan memengaruhi peningkatan kemungkinan seseorang dapat menderita kanker, apa pun jenisnya. Bahkan, para ahli gizi menyatakan, 80-90 persen kasus kanker berkaitan erat dengan makanan yang dikonsumsi. Berbagai penelitian mengatakan, risiko akan meningkat bila seseorang sehari-harinya mengonsumsi diet tinggi lemak.

  • Gaya hidup

Merokok dan minum alkohol ditengarai menjadi pemicu munculnya kanker prostat. Selain itu, sering berganti-ganti pasangan juga membuka kesempatan terjadinya infeksi virus penyebab kanker yang ditularkan melalui hubungan kelamin.

  • Lingkungan

Pekerja industri yang berkontak lama dengan logam kadmium (bahan pembuat batere), juga bahan-bahan kimia lain berisiko tinggi mengidap kanker prostat.

Pada tahap awal, kanker prostat biasanya tidak menimbulkan gejala, tetapi pada tahap selanjutnya sering timbul gejala/keluhan seperti:

  1. Sering buang air kecil terutama di malam hari.
  2. Buang air kecil harus mengejan.
  3. Sulit menahan buang air kecil.
  4. Tidak dapat buang air kecil sama sekali.
  5. Buang air kecil terasa sakit/panas.
  6. Ada darah dalam air seni dan air mani.
  7. Terasa sakit saat berejakulasi.
  8. Nyeri/kaki di daerah bokong, panggul, dan pangkal paha.

Selain gejala tersebut, penting untuk ditelusuri apakah Anda memiliki faktor risiko yang disebutkan sebelumnya.

Selain gangguan pada prostat, terdapat beberapa penyakit yang juga dapat meningkatkan frekuensi berkemih antara lain:

  1. Infeksi Saluran Kencing: infeksi saluran kencing menyebabkan keluhan sering BAK, nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing.
  2. Pembesaran kelenjar prostat: biasa terjadi pada pria yang sudah lanjut usianya >50 thn.
  3. Diabetes mellitus (kencing manis): ditandai dengan keluhan banyak minum, banyak makan, banyak kencing, penurunan berat badan, dan keluhan-keluhan tidak khas lainnya.
  4. Diabetes insipidus: kekurangan hormon antidiuretik atau kurangnya respon ginjal terhadap hormon antidiuretik. Kondisi ini menyebabkan jumlah air kencing yang berlebih.

Untuk usia Anda, yang sering terjadi adalah infeksi saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubungan seksual yang tidak sehat. Apabila Anda memiliki gejala seperti di atas, kami menyarankan Anda untuk menemui dokter umum atau dokter spesialis penyakit dalam agar dapat ditelusuri lebih lanjut penyebabnya disertai penanganan optimal.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar