Sukses

Kaitan Jerawat Dan Usia

29 Jan 2015, 20:37 WIB
Wanita, 30 tahun.

siang dok, saya seorang perempuan umur 30 tahun, single yang ingin saya tanyakan apakah di usia saya sekarang masih wajar wajah saya berjerawat? ( wajah saya jenis kulit kombinasi ) terima kasih

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Perlu diketahui bahwa jerawat dapat timbul pada berbagai usia. Namun karakteristik jerawat tersebut dapat berbeda pada usia remaja dan usia dewasa. Umumnya pada dewasa, jerawat yang muncul berupa nodul yang berlokasi lebih dalam pada kulit. Sehingga perawatan jerawat pun tidak cukup menggunakan obat yang dijual bebas, dan sering membutuhkan konsultasi dengan dokter spesialis kulit. Masalah jerawat memang masalah kesehatan yang susah-susah gampang. Ada berbagai faktor yang saling berkaitan dalam menimbulkan jerawat, sehingga penanganannya dapat memerlukan waktu lama dan juga kedisiplinan yang tinggi.

Terdapat berbagai faktor yang diketahui berperan dalam timbulnya jerawat, antara lain:

  • Stress
  • Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (kelenjar sebasea) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.
  • Kelenjar minyak yang terlalu aktif
  • Faktor keturunan
  • Bakteri di pori-pori kulit, atau kotoran yang menempel di wajah dan menyumbat pori-pori

Oleh karena itu, pengobatan jerawat juga perlu memperhatikan faktor-faktor di atas. Jerawat dapat timbul kembali jika faktor-faktor di atas tidak dapat dikontrol dengan baik. Kami sarankan Anda agar dalam pengobatan jerawat tidak berganti-ganti dokter karena penanganan kulit berjerawat memang membutuhkan waktu yang lama sehingga perlu pemantauan dan kesabaran. Jika berganti-ganti dokter, maka setiap dokter baru biasanya akan memulai pengobatan dari awal lagi. Selain dari obat-obatan luar dan obat-obatan minum, Anda juga perlu memperhatikan diet dan  kebersihan wajah.

Bekas jerawat dapat berupa jaringan keloid yang menonjol atau berupa lapisan kulit yang masuk ke dalam. Bekas jerawat dapat dihilangkan dengan beberapa cara, misalnya dengan terapi laser, dermabrasi, dll.  Namun, penanganan bekas jerawat ini sangat tergantung dari luas serta kedalaman bekas jerawat. Pada keadaan ringan, bekas jerawat dapat memudar hanya dengan pemberian hidrokuinon 2% (termasuk dalam dosis aman) hanya tepat pada daerah bekas jerawat. Selain itu, bekas jerawat juga dapat disamarkan dengan cara pemberian krim malam yang umumnya mengandung asam retinoat yang diresepkan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin. Kemudian cara lain yang dapat memudarkan atau bahkan menghilangkan bekas jerawat yaitu Prosedur Chemical peeling. Kedua prosedur tersebut (krim malam yang mengandung asam retinoat dan chemical peeling) bekerja dengan cara mempercepat proses regenerasi kulit, sehingga sel-sel kulit baru akan lebih cepat timbul. 

Sebelum memilih dan melakukan prosedur tersebut, kulit Anda akan dianalisa terlebih dahulu seperti kedalaman bekas jerawat, jenis kulit, dan adanya reaksi alergi. Setelah itu, baru dipilihkan jenis cairan kimia dan konsentrasi/ kekuatan yang sesuai untuk kondisi kulit Anda. Kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mendiskusikan pilihan-pilihan untuk mengatasi jerawat pada wajah Anda.

Berikut kami sertakan artikel terkait pertanyaan Anda:

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar