Sukses

Vagina Lembek

22 Jan 2015, 11:17 WIB
Wanita, 20 tahun.

saya belum menikah tapi saya dan pacar saya melakukan oral sex, saat dia melihat vagina saya, katanya vagina saya sudah lembek seperti tidak perawan dan seperti sudah ada yang masuk k dalam vagina saya, seperti jari bahkan dia mengira saya pernah melakukan ML,apalagi pada saat oral sex,saya tidak pernah mengeluarkan sperma, dan curiga saya sudah tidak perawan, apa yang menyebabkan vagina saya seperti itu y dok ? padahal saya belum pernah melakukan ML, masalah tidak keluar sperma pada saat oral sex apa saya tidak subur ? mohon jawabannya ya dok. terimakasih..

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Bentuk vagina setiap wanita sangat bervariasi. Ada yang mengeluhkan bibir vagina panjang. Ada sejumlah wanita yang memiliki lemak tambahan di bagian bibir vagina. Hal tersebut merupakan variasi. Banyaknya lemak di bibir vagina pun mempengaruhi kekenyalan (elastisitas) vagina. Semakin banyak lemak semakin mungkin melembek. Selain itu kelemahan otot dasar panggul pun dapat membuat vagina lembek atau longgar. Pada orang yang belum pernah berhubungan seksual, vagina lembek selain karena kelemahan otot dapat pula akibat faktor penuaan dan genetik.

Anda dapat melakukan senam kegel untuk mengencangkan otot dasar panggul (Baca: Senam Kegel )

Istilah keperawanan saat ini lebih ditekankan pada ada atau tidaknya selaput dara atau hymen pada liang vagina seorang wanita bukan berdasarkan elastisitas vagina (lembek atau tidak). Pada umumnya, pemeriksaan keperawanan dilakukan dengan memeriksa keadaan selaput dara atau hymen.

Dua konsep yang dimiliki masyarakat berkaitan dengan keperawanan perempuan adalah: 

1. Hilangnya keperawanan ditandai oleh robeknya himen perempuan, dan 

2. Hilangnya keperawanan karena telah berhubungan intim untuk pertama kali. 

Sebenarnya, definisi yang lebih tepat dari hilangnya keperawanan adalah telah masuknya penis ke dalam vagina (penetrasi) atau telah melakukan hubungan intim.

Pada umumnya selaput dara/hymen akan robek saat hubungan seksual pertama kali akibat penetrasi yang dilakukan. Namun robekan mungkin saja tidak terjadi pada jenis selaput dara yang sangat elastis. Dan robekan pada selaput dara pun tidak harus selalu diakibatkan oleh hubungan seksual. Hal ini dapat juga disebabkan karena penggunaan tampon dan olahraga berat yang juga dapat menyebabkan keadaan robekan selaput dara yang tipis strukturnya. Jari yang dimasukkan ke dalam vagina dapat menyerupai aktivitas penetrasi penis dan berpotensi menyebabkan robeknya selaput dara. 

Proses ejakulasi (keluarnya sperma) harus melalui tahap orgasme. Jika pria tidak mencapai titik kepuasan maka tidak akan terjadi ejakulasi. Perlu diketahui bahwa setiap orang memiliki ambang puncak hubungan / orgasme yang berbeda-beda. Bisa jadi rangsangan yang diberikan secara tersebut tidak membuat pasangan mencapai orgasme, oleh karenanya proses ejakulasi pun tidak terjadi. Sehingga jika sperma tidak keluar dari penis tentu sangat tidak berhubungan dengan keperawanan. Karena yang mengeluarkan sperma adalah pria. 

Oral seks tidak dianjurkan karena beberapa hal.  Saliva (cairan ludah pada mulut) merupakan media yang cukup ideal untuk perkembangan bakteri dan virus. Jika kita sudah bicara bakteri dan virus, berarti kita sudah bicara berbagai kemungkinan penyakit menular seksual yang berpotensi dapat ditimbulkan. Oleh karena itu, kebersihan oral dan kelamin merupakan status penentu dalam aman atau tidaknya aktivitas oral seks. Bahkan apabila pasangan menderita infeksi HPV, maka hubungan oral akan menyebabkan peningkatan risiko kejaidan kanker tenggorokan. (Baca: Sehatkah Oral Seks )

Berikut kami lampirkan beberapa artikel yang sekiranya bermanfaat:

Berbagai Kegunaan Senam Kegel.

6 Gejala Penis Anda Bermasalah

Sehatkah Oral Seks

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (AAS)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar