Sukses

Berkendara Motor & Kesuburan
23 Jan 2015, 15:38 WIB
Wanita, 34 tahun.

Halo dok, Kami adalah pasutri yang sudah 11 bln menikah. Usia saya 34 thn, sedangkan suami 33 thn. Setiap hari kami berangkat kerja naik motor. Dari bbbrp artikel yg saya baca, itu salah satu faktor yg dpt mengakibatkan kurang subur trutama utk pria. Mohon penjelasan nya dan apa yg sebaik nya kami lakukan? Terima kasih, dok.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Naik motor dalam jangka waktu lama tidak terbukti mengganggu kesuburan. Akan tetapi, apabila menggunakan jins ketat atau sadel yang tidak pas dalam jangka waktu lama diduga dapat menurunkan kualitas sperma. Hal ini karena suhu testis atau skrotum yang meningkat dapat mengganggu kualitas sperma. Apabila selama naik motor, suami memakai bahan celana yang sejuk dan sadel yang nyaman maka hal ini tidak akan terjadi.

Yang dapat Ibu lakukan untuk membantu peningkatan kemungkinan hamil adalah sebagai berikut:

  • Melakukan hubungan seksual di sekitar masa subur Anda. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur Anda, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid Anda dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari.
  • Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu.
  • Melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Bila setelah berusaha tidak berhasil juga, maka Anda dapat berobat ke dokter spesialis kandungan untuk diperiksa lebih jauh, misalnya USG kandungan. Kemudian suami Anda dapat berobat ke dokter spesialis Andrologi dan dilakukan pemeriksaan analisis sperma untuk melihat kualitas dan kuantitas sperma.

Demikian jawaban yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar