Sukses

Komposisi Sperma

20 Jan 2015, 20:55 WIB
Pria, 26 tahun.

dok, apa penyebabnya ceceran sperma saya di celana Dikerubuti semut dok ?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Pada dasarnya sperma mengandung glukosa atau gula dalam jumlah kecil, bau yang khas dan kandungan gula tersebut mungkin menarik perhatian dari semut, sehingga terjadi seperti yang anda maksud.

Sekiranya perlu diketahui sebelumnya bagaimana sperma yang sehat itu. 

1. Volume Cairan Sperma

Volume sperma yang dikeluarkan oleh pria saat ejakulasi adalah sekitar 2-5 ml. Cairan sperma yang baik adalah sperma yang kental dan tidak cair. Jika sperma yang keluar kurang dari 1,5 cc maka volume sperma sedikit dan membuat ejakulasi menjadi kering.

2. Warna cairan sperma

Sperma umumnya berwarna putih keabuan. Jika air mani berwarna kemerahan, maka diperlukan pemeriksaan lanjutan oleh dokter untuk menentukan penyebab dari warna kemerahan tersebut. Salah satu penyebab warna kemerahan dari sperma adalah adanya darah pada sperma, yang dapat disebabkan oleh sumbatan saluran kencing atau infeksi. Sedangkan jika warna sperma menjadi kuning, bisa jadi disebabkan oleh infeksi di saluran kencing.

3. Bau Cairan Sperma

Cairan sperma yang normal berbau seperti daun akasia. Jika sperma Anda menjadi berbau amis, maka perlu diwaspadai adanya infeksi pada saluran kencing, prostat atau struktur lain sepanjang saluran kencing. (Baca: Bahayakah Bila Sperma Tertelan?)

4. Komposisi Sperma

Hanya sebagian kecil cairan sperma yang terdiri dari sel sperma, namun sekitar 95% dari cairan sperma adalah cairan yang dikeluarkan oleh prostat atau vesikula seminalis. Untuk mengetahui kesehatan sel sperma, diperlukan analisis cairan sperma. Analisis sperma dilakukan dengan mengamati cairan sperma dibawah mikroskop. Sperma yang sehat haruslah cukup banyak, yaitu dalam 1 ml mengandung berkisar 20 juta sel sperma, berbentuk  normal dan bergerak cepat ke depan.

Apakah sperma Anda termasuk dalam kriteria sperma sehat diatas?

Jika gejala yang Anda rasakan sangat mengganggu, ada baiknya Anda memeriksakan diri secara langsung kapada dokter terdekat. Dan dokter dapat merujuk Anda kepada spesialisasi terkait jika memang dirasa perlu.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar