Sukses

Lecet dan Perih Pada Jahitan Pasca Melahirkan

07 Mar 2015, 21:36 WIB
Wanita, 29 tahun.

saya 29 thn, Saya melahirkan secara normal 3 bulan yg lalu BB anak saya 3.5 kg,saya mempunyai masalah dengan jahitan habis melahirkan yang masih sering lecet dan keluar gas dari luka kecil tersebut. mohon saranya apa yang harus saya lakukan?

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com,

Jika Anda melahirkan secara normal, pada umumnya dokter kandungan akan melakukan episiotomi (perobekan dinding vagina dan perineum) untuk kelancaran proses melahirkan. Bekas episiotomi ini akan dijahit kembali. Keluhan nyeri dan bengkak akan berkurang setelah beberapa hari. Namun proses penyembuhan luka tersebut baru selesai antara 3 - 6 bulan. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi proses penyembuhan luka tersebut, seperti kebersihan luka, reaksi alergi terhadap benang jahit, serta status gizi. 

Apakah BAB Anda keras? Apakah nyeri pada luka berkaitan dengan proses BAB? Atau adakah kaitan antara nyeri luka dengan proses hubungan seksual?

Sangat penting untuk menjaga kebersihan luka jahitan episiotomi, karena jika tidak, kuman akan mudah masuk dan menimbulkan infeksi. Tanda-tanda infeksi di antaranya adalah luka bengkak, nyeri, bernanah, dan bisa terdapat demam. Apakah gejala ini yang Anda rasakan? Kemungkinan telah terjadi infeksi pada luka pasca melahirkan tersebut.

Perawatan yang Anda dapat lakukan adalah :

1. Bilas / cebok dengan air bersih, atau dapat juga menggunakan cairan antiseptik kewanitaan

2. Cebok satu arah, dari depan ke belakang

3. Jangan menahan kencing

4. Jangan terlalu lama mengganti pembalut

5. Pakailah celana dalam yang kering dan bersih

6. Hindari aktivitas berlebihan saat minggu-minggu pertama pasca melahirkan

Mengenai keluhan keluarnya gas dari area tersebut adalah keluhan yang jarang ditemukan. Kami sarankan Anda untuk mengonsultasikan kondisi Anda  ke dokter spesialis kandungan, agar kondisi Anda dapat dievaluasi lewat pemeriksaan langsung dan diberikan terapi yang tepat.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar