Sukses

Penanganan HIV

19 Jan 2015, 21:52 WIB
Pria, 40 tahun.

dokter saya mau nanya, ada ga ya obat untuk HIV dokter, klu bs gmn sy bs sembuh dr HIV dokter...

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter. 

Sekilas izinkan kami menjelaskan mengenai HIV dan penyakit yang ditimbulkan oleh virus HIV. HIV (Human Imunodeficiency Virus) merupakan suatu infeksi virus yang dapat melemahkan sistem pertahanan tubuh dengan mengahancurkan sel darah putih khusus untuk pertahanan tubuh. AIDS merupkan penyakit akibat virus HIV. HIV umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara membran mukosa atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, dan ASI. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim, transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.

Gejala awal umumnya tidak spesifik berupa demam, sakit kepala, penurunan berat badan, gejala mirip sakit flu. Namun pada tahap lanjut akan terjadi infeksi pada berbagai organ seperti otak, paru dan organ lain.

Untuk mengetahui apakah seseorang menderita HIV diperlukan adanya data wawancara medis secara lengkap, pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksan darah. HIV dapat terdeteksi dengan tes darah dengan cara mendeteksi adanya antibodi HIV di dalam sample darahnya. Tes darah yang dilakukan adalah Tes ELISA dan Western Bolt. Sampai saat ini penyakit AIDS yang ditimbulkan oleh virus HIV belum ditemukan obatnya, obat yang saat ini ada hanya obat untuk meningkatan daya tahan tubuh saja. Untuk melakukan konsultasi lebih lanjut, Anda dapat melakukan konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam. 

Virus ini umumnya ditemukan dalam cairan-cairan tubuh seperti darah, air mani, cairan ejakulat, atau cairan vagina orang yang terinfeksi dan akan ditransmisikan pada beberapa keadaan berikut:

  • saat melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang terinfeksi HIV (anal, vaginal, atau oral)
  • berbagi jarum suntik dengan seseorang yang terinfeksi HIV
  • terpajan HIV sejak dalam kandungan, saat proses kelahiran, atau saat menyusui
  • terpajan cairan tubuh lain (terutama darah) dari seseorang yang terinfeksi HIV, seperti melalui transfusi, melalui luka baik luka yang terlihat maupun tidak terlihat kasat mata

Kami lampirkan beberapa artikel untuk Anda baca terkait HIV: 

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

Salam,

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar