Sukses

Nyeri dan Mual, serta Badan Lemas

23 Jan 2015, 11:28 WIB
Wanita, 17 tahun.

dok saya itu sering mengalami batuk disertai mual, sering insomnia bahkan ketika tidak sedang insomnia pun saya selalu terbangun tengah malam, saya juga sering nyeri di dada bawah bagian kiri sampai sulit untuk bernafas, tapi kadang2 nyeri tsb pindah di bagian dada kanan atas, selain itu saat saya mengalami emosi yg berlebih saya sering pusing, saya jg sering merasa lemas pdhl tdk melalukan aktivitas berat dan tlapak tangan/kaki juga selalu berkeringat. jadi kira2 saya ini sakit apa ya dok???

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter Klikdokter.com,

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sesungguhnya pemeriksaan fisik secara langsung berguna untuk memastikan kelainan yang Anda alami. Mual, nyeri perut sebelah kiri hingga sesak, seringkali terkait dengan penyakit gastritis (bahasa awam: maag). Penyakit ini terjadi akibat pola makan yang tidak teratur, sering mengonsumsi makanan asam dan pedas, serta infeksi suatu jenis bakteri. 

Kondisi lemas merupakan gejala yang tidak khas dan dapat terjadi akibat berbagai macam faktor. Berikut adalah beberapa penyebab kenapa badan kita terasa lemas berkelanjutan:

1. Asupan makanan

Bila asupan makanan yang kita konsumsi jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan tubuh, maka kemungkinan besar kita akan jatuh dalam keadaan gula rendah (hipoglikemia) dan akibatnya tubuh lemas dan tidak bertenaga untuk beraktivitas.

2. Jumlah istirahat

Kurang tidur menjadi salah satu penyebab kelelahan yang paling sering dikeluhkan oleh seseorang. Istirahat adalah waktu bagi sel-sel tubuh untuk beregenerasi dan pemulihan kembali tenaga untuk beraktivitas.

3.  Olahraga

Dengan rutin berolahraga, maka kapasitas pengantaran oksigen (delivery oxygen) jantung akan meningkat, dengan begitu efisiensi pendistribusian oksigen akan meningkat. Bila oksigen dapat diantarkan keseluruh tubuh dengan efisien, maka sel-sel tubuh akan memperoleh energi untuk melakukan aktivitasnya. Sebaliknya, bila tidak rutin berolahraga, maka kapasitas pengantaran oksigen tidak maksimal dan tubuh cepat lelah serta tidak fit.

4. Anemia

Kondisi ini merupakan penyebab kelelahan yang paling sering terjadi. Anemia adalah kondisi rendahnya nilai hemoglobin darah yang dimiliki oleh seseorang. Ditandai dengan badan lemas, mudah lelah dan mengantuk, terlihat pucat, serta kurang berkonsentrasi. Bila Anda mengalami hal ini, sebaiknya harus dipastikan dengan pemeriksaan darah. Penyebab kondisi ini misalnya perdarahan dalam jumlah besar (menstruasi berlebihan, sering BAB hitam atau muntah darah), kekurangan zat besi, kelainan produksi darah, dll.

5. Gangguan Tiroid

Kelebihan dan kekurangan hormon tiroid dapat menyebabkan kelelahan. Anda dapat dengan mudah menyingkirkan penyakit ini dengan pemeriksaan darah. Kelenjar tiroid berbentuk kupu-kupu dan terletak di bagian bawah leher. Fungsi dari kelenjar ini adalah untuk memproduksi hormon tiroksin. Selain itu kelenjar tiroid bertugas mengontrol tubuh dalam produksi hormon dan pembakaran energi yang akan membantu mengatur detak jantung, tekanan darah, serta suhu tubuh.

6. Depresi

Bila Anda merasa lelah dan disertai dengan kesedihan, hilangnya nafsu makan serta Anda tidak dapat merasakan kegembiraan maka kemungkinan besar Anda menderita keadaan depresi. Bila keadaan ini muncul memang sebaiknya Anda melakukan konsultasi ke dokter.

Mengingat berbagai macam penyebab yang bisa mendasari timbulnya kelelahan yang berkelanjutan, maka kami sarankan agar Anda memeriksakan diri ke dokter agar penyebab pasti dapat ditegakkan dan Anda memperoleh tatalaksana yang sesuai.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar