Sukses

Keputihan Pekat Disertai Darah

21 Jan 2015, 16:56 WIB
Wanita, 19 tahun.

beberapa minggu ini saya mengalami keputihan yang berwarna pekat dan ada darahnya. tetapi tidak berbau. hanya kental dan pekat. itu disebabkan oleh apa dan apakah berbahaya?

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal atau fisiologis, dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit, jamur, atau bakteri. 

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan. 

Kapankah keluhan tersebut muncul? Cairan yang keluar dari vagina Anda sekitar 10 - 14 hari sebelum haid bisa saja merupakan lendir serviks saja. Peningkatan jumlah lendir serviks pada rentang waktu itu merupakan tanda masa subur. Cairan atau lendir tersebut umumnya berwarna bening, tidak berbau, dan elastis. 


Kapankah keputihan disebut sebagai abnormal?

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), disertai darah, berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dan lain-lain) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh bakteri, jamur ataupun parasit.  Keputihan abnormal perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam. 

Berikut adalah tips yang penting diketahui untuk mencegah keputihan abnormal:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk atau tissue kering

Merujuk pada keluhan Anda, dimana keputihan tersebut disertai darah, kami menyarankan Anda untuk menemui Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan agar Anda dapat menjalani pemeriksaan fisik dan diagnostik lebih lanjut untuk menentukan penyebabnya.

Berikut ini beberapa artikel yang dapat menambah informasi Anda:

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga keluhan Anda lekas teratasi.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar