Sukses

Menurunkan Berat Badan Anak

17 Aug 2015, 20:24 WIB
Pria, 26 tahun.

Apakah ada sirup / obat untuk menurunkan berat badan pada anak balita ?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Berapa usia anak anda? apa jenis kelaminnya? Berapa berat badan anak anda saat ini? Bagaimana laju pertumbuhan yang tertera pada Kartu KMS nya? Bagaimana perkembangannya?

Pertambahan berat badan bisa berasal dari apa yang dikonsumsi anak sehari-hari. Oleh karena itu, melakukan kontrol atas pola makan anak sangat penting untuk Anda lakukan.

  1. Belanja

Ketika berbelanja, pilihlah jenis makanan yang sehat. Batasi makanan yang tinggi akan gula dan lemak. Untuk produk susu seperti keju, yoghurt, dan minuman susu, pilihlah produk rendah lemak.

  1. Waktu makan

Berikan Si Kecil makanan pada jam makannya. Perhatikan apakah anak memang lapar atau hanya ingin mengunyah makanan. Konsumsi makanan hanya diperlukan apabila tubuh memerlukannya, bukan karena faktor emosi seperti senang atau sedih. Biasakan makan bersama-sama dengan keluarga bila memungkinkan.

  1. Porsi makanan

Sajikan makanan dalam piring yang lebih kecil untuk membuat hidangan tampak lebih banyak. Dengan cara ini, otomatis anak akan makan dalam porsi yang cukup.

  1. Sarapan

Biasakan anak untuk selalu sarapan di pagi hari. Sajikan makanan yang tinggi serat seperti sereal atau roti gandum yang rendah gula, susu rendah lemak, dan perbanyak porsi buah-buahan, sehingga anak kenyang lebih lama dan berenergi.

  1. Camilan

Camilan merupakan bagian penting dari pola makan anak. Selalu sediakan camilan sehat yang rendah kalori, seperti buah potong dan sayuran. Letakkan makanan tersebut pada tempat yang mudah dijangkaunya.

  1. Minuman

Hindari menambahkan gula pasir pada minuman anak, karena sebenarnya anak sudah  mendapatkan gula dari buah alami. Pilihlah susu rendah lemak dan jus buatan sendiri (tanpa gula pasir) untuk anak, serta perbanyak konsumsi air mineral.

  1. Buah dan sayur

Anak sering kali menolak untuk makan sayuran. Sebagai solusinya, gunakan kreativitas Anda dalam mengolah sayuran dan selalu selipkan dalam menunya sehari-hari. Menurut rekomendasi WHO, dibutuhkan asupan buah dan sayur minimal 5 porsi dalam sehari.

  1. Makan di luar rumah

Kurangi kebiasaan membeli makanan untuk dibawa pulang dari restoran, terutama makanan cepat saji. Sering kali makanan jenis ini mengandung kadar garam dan lemak yang lebih tinggi dibandingkan masakan rumah.

  1. Pengetahuan tentang nutrisi

Carilah informasi sebanyak mungkin mengenai pengaturan nutrisi yang baik untuk Anda dan keluarga.

kami sarankan agar sebaiknya mengunjungi dokter spesialis anak dan gizi agar dapat dipandu dalam pengaturan diet sehari-hari  yang sifatnya individual, tidak mengganggu pertumbuhannya dengan asupan nutrisi tetap sesuai dan seimbang dan juga dapat dilakukan pemantauan ketat agar berat badan anak Anda dapat mencapai ideal dan terhindar dari masalah-masalah kesehatan.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar