Sukses

Orchitis, Bisa Sembuh?

17 Aug 2015, 22:17 WIB
Pria, 35 tahun.

Salam Saya di ponis kena orchitis.. Dari virus hasil lab. Sehingga sy di suntik anti biotik.Tapi sekarang sy di anjurkan untuk usg testis. Karena ada benjolan lain di testis kanan saya. Apakah proses penyembuhannya sudah benar. Dan tes terakhir nanti . untuk memastikan sembuhnya itu bagaimana. Sy takut tidak sembuh. Karna sy lihat di gogle orchitis tidak bisa di sembuhkan. Mohon penjelasannya Terima kasih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Orchitis adalah proses inflamasi (peradangan) satu atau kedua biji testis (zakar), paling sering disebabkan/bersamaan dengan virus yang menyebabkan gondongan (mumps). Setidak-tidaknya 1/3 laki-laki yang terkena mumps setelah akil balih akan terkena orchitis. Penyebab lainnya adalah infeksi bakteri, termasuk didalamnya penyakit menular seksual (PMS = STD), seperti gonorrhea atau chlamydia.

Orchitis bakterial, sering akibat dari epididymitis, suatu peradangan saluran sperma (epididymis). Gejala orchitis biasanya timbul mendadak, bisa berupa: pembengkakan testis, nyeri serta gejala infeksi secara umum seperti demam, mual-muntah, nyeri sendi serta gejala lokal lainnya seperti adanya duh tubuh (cairan dari penis) dan adanya darah dalam ejakulat.

Komplikasi orchitis bisa berupa: testis yang mengecil (atropi), abses (nanah) pada kantong testis, dan infertilitas (susah punya anak), terutama jika terkena kedua testis.

Pengobatan tergantung penyebab. Untuk yang disebabkan oleh virus, bertujuan menghilangkan gejala-gejala yang ada. Dokter akan memberikan obat anti nyeri/anti demam, obat anti peradangan non-steroid (NSAID), seperti ibuprofen atau naproxen. Dianjurkan bed rest, meninggikan posisi testis serta kompres dingin.

Bila penyabab orchitis adalah bakteri atau bakteri epididymo-orchitis, memerlukan pengobatan antibiotik. Terapi antibiotik diperlukan untuk mengobati infeksi.

  • Kebanyakan pria dapat diobati dengan antibiotik di rumah selama 10-14 hari. Kursus yang lama mungkin diperlukan jika kelenjar prostat juga terlibat.

  • Jika mengalami demam tinggi, muntah , sangat sakit, atau dengan komplikasi serius, pasien mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit untuk suntikan antibiotik.

  • Bagi Anda yang aktiv secara seksual dan jika penyebab infeksi dicurigai adalah akibat PMS, sebaiknya menggunakan kondom atau tidak melakukan hubungan seksual sampai Anda dan pasangan menyelesaikan pengobatan dan bebas gejala.

  • Antibiotik yang biasa digunakan dapat berupa ceftriaxone (Rocephin), doxycycline (Vibramycin, Doryx), azitromisin (Zithromax) atau ciprofloxacin (Cipro).

Untuk penyembuhannya, jika disebabkan oleh bakteri memang lebih lama dibanding penyebab virus (virus gondok) yang dapat pulih setelah 1 -2 minggu. Untuk itu dibutuhkan kesabaran dan kedisiplinan dalam terapi agar Anda mencapai sembuh sempurna, tanpa meninggalkan gejala sisa. Diskusikanlah kembali kepada dokter Anda mengenai tahapan lanjutan dalam terapi Anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar