Sukses

HIV dan HBV

23 Apr 2015, 08:50 WIB
Pria, 24 tahun.

Nutrisi apa saja dan dapat ditemukan di makanan apa saja yang berguna bagi seseorang pengidap HIV Dan Hepatitis B? Dan menurut Dokter Berapa lamakah estimasi umur seseorang pengidap HIV,Hep B bila sessorang tersebut minum arv secara teratur sebesar 90%? Terima Kasih Dok..

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Dapat dilakukan vaksinasi terhadap HBV untuk mencegah infeksi.

Cara penularan HBV sangat mirip dengan HIV. HBV terdapat dalam darah, air mani, dan cairan vagina, dan menular melalui hubungan seks, penggunaan alat suntik narkoba. Perempuan hamil dengan hepatitis B juga dapat menularkan virusnya pada bayi, kemungkinan besar saat melahirkan.

Jumlah virus (viral load) hepatitis B dalam darah jauh lebih tinggi daripada HIV atau virus hepatitis C, jadi HBV jauh lebih mudah menular dalam keadaan tertentu (misalnya dari ibu-ke-bayi saat melahirkan).

Hepatitis B dapat menyebabkan hepatitis akut bergejala. Tetapi, hepatitis B dapat menjadi infeksi kronis (menahun). Ini berarti bahwa sistem kekebalan tubuh tidak mampu memberantas virus dalam enam bulan setelah terinfeksi. Dengan kata lain, virus tersebut terus berkembang dalam hati selama beberapa bulan atau tahun setelah terinfeksi. Hal ini meningkatkan risiko kerusakan hati dan kanker hati. Lagi pula, seseorang dengan HBV kronis dapat menularkan orang lain.

Pada orang dewasa, kemungkinan menjadi HBV kronis tergantung pada sistem kekebalan tubuhnya. Misalnya, orang dengan sistem kekebalan yang lemah karena pencangkokan organ, melakukan cuci darah karena masalah ginjal, menjalankan kemoterapi, menerima terapi steroid untuk menekan sistem kekebalan, atau akibat infeksi HIV lebih mungkin menjadi HBV kronis dibandingkan dengan orang dengan sistem kekebalan yang sehat.

Penelitian di AS menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen orang dengan HIV pernah terinfeksi dengan HBV pada suatu waktu dalam kehidupannya, dan 15 persen terinfeksi HBV kronis. Keadaan di Indonesia belum jelas, tetapi Depkes menyatakan bahwa 3-33 orang Indonesia terinfeksi HBV.

Walaupun HBV hanya menjadi kronis pada kurang dari 10 persen orang dewasa tanpa HIV, angka ini menjadi hampir 25 persen untuk orang yang juga terinfeksi HIV. Dengan kata lain, Odha lebih mudah menjadi hepatitis B kronis bila terinfeksi HBV dibandingkan dengan orang HIV-negatif dengan sistem kekebalan tubuh yang kuat.

Pasien dengan infeksi HIV bersama dengan hepatitis B kronis harus sangat hati-hati waktu memilih pengobatan untuk kedua infeksi. Untuk itu kami anjurkan anda melakukan pemeriksaan rutin kepada dokter anda, dan terlebih dahulu berkonsultasi mengenai asupan nutrisi (karena harus disesuaikan dengan kondisi tubuh anda) dan jika anda ingin mengkonsumsi suplemen tambahan atas keinginan anda sendiri.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar