Sukses

Mengatasi Hipertensi

20 Aug 2015, 19:18 WIB
Pria, 42 tahun.

darah tinggi 160 - 100 sudaha rutin makan obat micardiis

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com,

Hipertensi adalah kondisi terjadinya peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari ≥ 140 mmHg dan atau diastolik ≥ 90 mmHg. Kondisi ini sering tanpa gejala. Jika terdapat gejala, keluhan hipertensi antara lain: sakit/nyeri kepala, gelisah, jantung berdebar-debar, pusing, leher kaku, penglihatan kabur, dan rasa sakit di dada. Keluhan tidak spesifik antara lain tidak nyaman kepala, mudah lelah dan impotensi.

Faktor risiko dibedakan dalam 2 kelompok, yaitu kelompok yang dapat dimodifikasi dan yang tidak dapat dimodifikasi. Hal yang tidak dapat dimodifikasi adalah umur, jenis kelamin, riwayat hipertensi dan penyakit kardiovaskular dalam keluarga. Hal yang dapat dimodifikasi, yaitu:

  • Riwayat pola makan (konsumsi garam berlebihan).

  • Konsumsi alkohol berlebihan.

  • Aktivitas fisik kurang.

  •  Kebiasaan merokok.

  • Obesitas.

  • Dislipidemia.

  • Diabetus Melitus.

  • Psikososial dan stres.

Peningkatan tekanan darah dapat dikontrol dengan perubahan gaya hidup.

  1. Modifikasi gaya hidup.

    • Gizi seimbang dan pembatasan gula, garam dan , Diet kaya buah, sayuran, produk rendah lemak dengan
      jumlah lemak total dan lemak jenuh yang rendah (Dietary Approaches To Stop Hypertension).

    • Mempertahankan berat badan dan lingkar pinggang ideal.

    • Gaya hidup aktif/olah raga teratur

    • Stop merokok.

    • Membatasi konsumsi alkohol (bagi yang minum).

  2. Obat-obatan inisial. Jika Hipertensi tidak dapat diatasi dengan modifikasi gaya hidup diatas, maka perlu diberikan obat-obat golongan anti-hipertensi. Diperlukan komitmen dan disiplin terapi dalam menggunakan obat ini, dimana obat diminum harus setiap hari sesuai dengan dosis yang dianjurkan, walaupun penderita tidak merasakan adanya keluhan. Dapatkanlah secara langsung dari dokter.

Peningkatan tekanan darah yang tidak terkontrol dapat mengakibatkan komplikasi, seperti stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal.

Saat ini apakah anda telah rutin memeriksakan diri kepada dokter Anda? apakah anda sudah memulai pola hidup sehat seperti yang telah disebutkan diatas?

Jika anda telah melakukan hal demikian ditambah dengan rutin mengkonsumsi obat hipertensi, maka anda perlu kembali berdiskusi dengan dokter Anda, mungkin saja dibutuhkan penambahan dosis atau kombinasi dengan obat hipertensi lain, dimana saat ini tekanan darah anda tidak juga terkontrol dengan penggunaan obat yangn diberikan.

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar