Sukses

Membersihkan Karang Gigi dengan Daun Sirih ?

15 Jan 2015, 18:31 WIB
Wanita, 24 tahun.

dok kalau penggunaan daun sirih untuk membantu menghilangkan karang gigi itu tidak direbus melainkan dikunyah agar lebih praktis, apakah manfaatnya sama saja dok?

drg. Arni Maharani

Dijawab Oleh:

drg. Arni Maharani

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi.

Saya akan menjelaskan sedikit mengenai karang gigi sebelumnya. Permukaan gigi kita tidak pernah betul-betul bersih. Segera setelah kita sikat gigi pun, lapisan tipis (disebut biofilm) akan segera terbentuk, yang mengandung banyak sekali mikroorganisme baik maupun jahat, dan akan bergabung dengan sisa makanan yang kemudian disebut plak gigi. Plak akan "matang" setelah 1-2 hari tanpa penyikatan gigi sama sekali, dan mengandung material organik seperti lemak, protein dan enzim serta material anorganik yaitu mineral terutama kalsium dan fosfor. Plak yang menumpuk dapat menyebabkan peradangan pada gusi, akibatnya gusi bengkak, warnanya merah terang, dan mudah berdarah. Kondisi ini juga dapat menyebabkan bau mulut karena plak akan diolah oleh bakteri dan menghasilkan senyawa sulfur yang menjadi sumber bau tak sedap. Bila tidak dibersihkan secara optimal, mineral-mineral yang berasal dari plak, air liur dan makanan akan terdeposit di dalam plak sehingga lama kelamaan plak akan mengeras, itulah yang disebut karang gigi (dental calculus).  

Dental calculus  tidak dapat dibersihkan hanya dengan sikat gigi apalagi hanya dengan berkumur air rebusan daun sirih atau mengunyahnya, namun dapat dibersihkan dengan penggunaan alat scaler ultrasonik atau dengan hand instrument.  Scaler ultrasonik bekerja dengan cara vibrasi atau getaran pada ujung alat yang dapat dilepas dan disterilisasi. Bagian ujung alat tersebut juga menyemprotkan air sehingga membilas karang gigi dan menjaga gigi tetap dalam keadaan dingin, karena panas yang timbul akibat gesekan ujung alat dengan gigi dapat menyebabkan trauma pada pulpa gigi. Vibrasi dari ujung scaler tidak merusak email, selama email gigi terbentuk dengan sempurna. Bila telah rajin menyikat gigi tetapi tetap terjadi tumpukan plak dan karang gigi maka coba perhatikan cara Anda menyikat gigi, apakah sudah benar baik metode, cara dan waktunya. Menyikat gigi dilakukan minimal 2 kali sehari pada pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur dengan menggunakan sikat gigi berbulu halus sampai sedang dan pasta gigi yang berfluoride.

Demikian informasi yang dapat kami berikan ,semoga bermanfaat

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar